
25 Ribu PMI Tetap Berangkat Ilegal ke Timur Tengah Tiap Tahun Meski Masih Dimoratorium

Baca Juga : Kirim PMI ke Negara Moratorium, Perusahaan Ini Disanksi Tapi Kantornya Ternyata Raib "Penempatan ke Timur Tengah masih dilarang, sesuai dengan moratorium yang ditetapkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 260 Tahun 2015," ujarnya. Dirjen Pelindungan KP2MI menegaskan pihaknya fokus memberantas calo-calo penyalur serta mencegah calon PMI terbujuk rayuan dari para calo tersebut. Upaya edukasi terus ditingkatkan kepada masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri agar melakukannya secara legal melalui lembaga yang sah. "Oleh karena itu, kami fokus memberantas calo-calonya serta bagaimana supaya para calon PMI tak terbujuk rayuan dari para calo tersebut," tambahnya. Kementerian P2MI akan terus mengejar calo-calo tersebut dan melaporkan mereka ke aparat penegak hukum. Langkah tegas ini diambil untuk memberikan efek jera kepada para pelaku dan melindungi hak-hak pekerja migran Indonesia. "Calo-calo tersebut akan kami kejar terus dan kami laporkan ke aparat penegak hukum," tegasnya. Kementerian P2MI juga terus meningkatkan upaya edukasi kepada masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri agar melakukannya secara legal. Tujuan penempatan juga harus ke negara yang diakui Pemerintah RI untuk menjamin perlindungan hukum bagi pekerja migran Indonesia. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Seleksi Ketat Atase: Tamatnya Era Pejabat Titipan?
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



