
Tak Ada WFH, Kementerian PU Masih Siaga Bencana Sumatera

Baca Juga: Pengelola Penginapan di Pangkalpinang Wajib Laporkan Tamu WNA Keputusan ini berlaku untuk seluruh unit kerja, baik di tingkat pusat maupun daerah. "Di (Kementerian) PU sebenarnya enggak ada WFH, karena kan PU itu di samping membangun infrastruktur, kami kan juga termasuk dari bagian tim utama manakala ada bencana, bersama-sama dengan BNPB, Basarnas, dan BPBD. Karena itu kemudian kami putuskan kami tidak WFH," kata Menteri PU Dody Hanggodo di Jakarta, Jumat (10/4/2026). Kebutuhan operasional ini semakin mendesak mengingat sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara saat ini masih dilanda bencana banjir serta tanah longsor. Dody menyoroti adanya laporan korban jiwa dalam bencana di Deli Serdang yang memperkuat alasan mengapa kehadiran fisik pegawai sangat krusial untuk mendukung penanganan lapangan secara optimal. Baca Juga: 362 SPPG Di Pulau Jawa Disetop, Ini Penyebabnya "Kemarin kan ada yang longsor dan ada korban meninggal juga di Deli Serdang. Jadi kayaknya memang kami, tidak memungkinkan bagi kami untuk WFH," ucapnya. Kendati tidak menerapkan sistem kerja jarak jauh, Kementerian PU tetap menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait efisiensi anggaran dan sumber daya. Langkah penghematan dilakukan melalui operasional perkantoran, seperti pembatasan penggunaan listrik dan pendingin ruangan setelah jam kerja, serta pemanfaatan ventilasi alami di ruang kerja. Menteri Dody berharap, meskipun pegawai tetap bekerja secara langsung di kantor maupun lapangan, kontribusi terhadap efisiensi anggaran negara tetap dapat tercapai melalui penghematan energi tersebut. "Mudah-mudahan dengan cara itu, walaupun kita tidak WFH, tapi ada efisiensi yang tetap dapat kita berikan kepada bangsa dan negara," pungkas Dody. (af/hi) Pilihan Redaksi: Rezim Baru Imigrasi: Sapu Bersih Benalu Perbatasan!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



