
KPK Geledah Kantor Bupati Cilacap, Plt Bupati Sebut Ada Potensi Tersangka Baru

Baca Juga : KPK Ungkap Skema Pemisahan Kuota dan Fee Rp84 Juta Per Jamaah Haji "Ruang kantor kerja bupati. Kemudian asisten 1, 2, 3 Sekda," ujar Ammy membenarkan penggeledahan tersebut. Tim penyidik tiba sejak pagi hari dengan menumpang sejumlah kendaraan jenis minibus yang dikawal aparat kepolisian. Setibanya di halaman pendopo, seluruh pintu gerbang kompleks Setda langsung ditutup dan tidak ada pihak yang diperkenankan masuk selain kendaraan milik KPK. Sejumlah awak media hanya dapat memantau jalannya penggeledahan dari luar kawasan perkantoran dengan jarak cukup jauh. Sejumlah penyidik tampak membawa berkas dan dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara, serta koper yang diduga berisi dokumen penting. Ammy menjelaskan penggeledahan merupakan tahapan penyidikan yang lazim dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti tambahan. Apabila ditemukan dokumen yang dinilai berkaitan dengan kasus, dokumen tersebut dapat disita dengan disertai pembuatan berita acara penyitaan. Baca Juga : KPK Terima 5.080 Aduan Korupsi hingga Maret 2026 "Kalau memang ada dokumen yang perlu disita, KPK akan membuat berita acara penyitaan," katanya. Namun jika tidak ada dokumen yang perlu disita, KPK hanya akan membuat berita acara penggeledahan saja. Setelah itu, segel akan dibuka agar aktivitas perkantoran bisa berjalan kembali seperti biasa. Penggeledahan dilakukan setelah KPK menetapkan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah Sadmoko Danardono sebagai tersangka dalam dugaan kasus pemerasan terkait permintaan tunjangan hari raya. Keduanya sebelumnya terjaring dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Jumat (13/3/2026). (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Seleksi Ketat Atase: Tamatnya Era Pejabat Titipan?
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga



Persoalan Geopolitik Makin Kompleks, Industri Maritim Nasional Wajib Diperkuat
7 Juli 2026 pukul 21.13

Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.
