VOICE Indonesia
Nasional

KPK Pantau Ketat Pembelian Pesawat Garuda Senilai Rp127 Triliun

Sintia N.A - VOICEIndonesia.co
KPK Pantau Ketat Pembelian Pesawat Garuda Senilai Rp127 Triliun
KPK Pantau Ketat Pembelian Pesawat Garuda Senilai Rp127 Triliun
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan adanya risiko tindak pidana korupsi dalam rencana pengadaan armada baru Garuda Indonesia yang nilainya mencapai mencapai US$8,03 miliar atau sekitar Rp127 triliun. Ketua KPK, Setyo Budiyanto menegaskan pihaknya akan memastikan pengadaan bernilai fantastis ini tidak mengulangi kesalahan masa lalu. "Kita harus memastikan tidak mengulang kesalahan. Pengadaan sebesar ini harus transparan, akuntabel, dan bebas konflik kepentingan," ujar Setyo dalam siaran pers, dikutip Kamis (2/10/2025). Baca Juga: KPK Pilih Pasal Kerugian Negara, Bukan Suap di Kasus Kuota Haji Wakil Ketua KPK, Agus Joko Pramono menambahkan sejumlah risiko dalam pengadaan bernilai besar seperti permainan harga, manipulasi spesifikasi, konflik kepentingan, hingga potensi gratifikasi. "[Sehingga] KPK akan melakukan pemantauan secara berlapis agar setiap langkah sesuai aturan," kata Agus. Baca Juga: KPK Selidiki Potensi Kebocoran Rp5 Triliun dalam Anggaran Haji Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo menekankan bahaya konflik kepentingan yang dapat melemahkan independensi pengambil keputusan. Negosiasi Garuda dengan Boeing menghasilkan beberapa opsi pembelian, dengan nilai transaksi hingga mencapai US$8,03 miliar atau sekitar Rp127 triliun. Proses ini melibatkan perubahan kontrak lama (PA 2158), skema deposit, hingga risiko tuntutan kreditur.

Pilihan Redaksi

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMIPekerja Migran Indonesia

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI

Afifah· 17 July 2026
#KPK#Pembelian pesawat garuda#potensi korupsi
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.