
Pemerintah Harus Transparan Jelaskan Kondisi Energi dan Beban Keuangan Negara

Baca Juga: Iran Buka Penerbangan Internasional Bandara Mashhad Mulai Senin “Pemerintah perlu memastikan bahwa kenaikan ini tidak merembet ke harga-harga kebutuhan pokok. Stabilitas harga pangan dan barang penting lainnya harus tetap dijaga,” tegas Rivqy di Jakarta, Minggu (19/4/2026). Politisi Fraksi PKB ini memahami bahwa tekanan global terhadap sektor energi membuat penyesuaian harga sulit dihindari. Namun, ia menekankan perlunya komunikasi kebijakan yang lebih transparan agar tidak menimbulkan kegelisahan publik. Pemerintah diminta menjelaskan secara komprehensif mengenai kondisi riil beban subsidi, ketersediaan stok, hingga tantangan distribusi nasional. Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Uang Palsu Dolar AS di Banten, Lima Tersangka Ditangkap Berdasarkan data dari situs MyPertamina, PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga sejumlah BBM nonsubsidi mulai Sabtu (18/4/2026). Berikut adalah rincian perubahan harga tersebut: Pertamax Turbo (RON 98): Naik dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter. Dexlite: Naik dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter. Pertamina DEX: Naik dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter. Di sisi lain, harga BBM yang paling banyak dikonsumsi masyarakat terpantau tetap stabil. Harga Pertamax (RON 92) masih bertahan di angka Rp12.300 per liter, Pertalite di Rp10.000 per liter, dan Pertamina Biosolar tetap dipatok Rp6.800 per liter. Rivqy berharap pemerintah dan BUMN energi terkait dapat menyiapkan langkah antisipatif yang matang dalam mengelola cadangan energi dan distribusi. Transparansi dan kebijakan yang berpihak pada perlindungan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika ekonomi saat ini. (af/ri) Pilihan Redaksi: Rezim Baru Imigrasi: Sapu Bersih Benalu Perbatasan!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



