Pekerja Migran Indonesia

Proses Deportasi 190 WNI di Malaysia Sempat Terkendala Gegara Paspor Asli Hilang

Afifah - VOICEIndonesia.co25 Mei 2026 pukul 19.49 WIB
WNI dideportasi
Foto: 190 WNI dideportasi dari Malaysia(Foto: dok./voiceindonesia.co/iat)
Iklan
Temukan lebih banyak
Referensi Geografis
Peta
Panduan Kota & Daerah

VOICEINDONESIA.CO, Johor Bahru – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Malaysia, kembali memfasilitasi pemulangan 190 Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terjerat kasus keimigrasian. 

Langkah pemulangan berkala ini didelegasikan sebagai komitmen berkelanjutan otoritas diplomasi dalam memberikan pelindungan optimal bagi warga negara di luar negeri.

Iklan

Proses pemulangan draf ratusan WNI yang mayoritas berasal dari kantong pengirim seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara, Aceh, dan Bengkulu ini dibagi ke dalam dua tahap eksekusi, yakni pada 22 Mei dan 25 Mei 2026. 

Seluruh rombongan diberangkatkan melalui jalur laut menuju titik labuh Pelabuhan Batam Center, Kepulauan Riau.

Berdasarkan draf manifes resmi, klaster WNI yang dideportasi tersebut terdiri atas 131 laki-laki, 51 perempuan, serta kelompok rentan yang mencakup empat warga lanjut usia (lansia) dan empat anak-anak. 

Sebelum dipulangkan, mereka sempat menjalani masa penahanan di beberapa Depot Tahanan Imigresen (DTI) di wilayah kerja Johor, dengan rincian DTI Kemayan (Pahang) sebanyak 68 orang, DTI Pekan Nenas (Johor) 92 orang, dan DTI Lenggeng (Negeri Sembilan) sebanyak 30 orang.

Pada pengiriman tahap pertama (22/5), sebanyak 150 WNI bertolak melalui Pelabuhan Pasir Gudang menggunakan kapal feri MDM Express 2. 

Sementara pada tahap kedua (25/5), sisa 40 WNI diseberangkan via Pelabuhan Stulang Laut menggunakan kapal feri Citra Legacy 5 dengan pengawalan melekat dari Satuan Tugas Perwakilan Pelindungan Terpadu (Satgas PPT).

Staf Teknis Polri di KJRI Johor Bahru, Kompol Riza Sativa, menyatakan bahwa pemulangan ini diupayakan secepat mungkin agar para WNI dapat segera berintegrasi kembali dengan lingkungan asal dan merayakan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H di kampung halaman.

Iklan
Temukan lebih banyak
Peta
Panduan Kota & Daerah
Referensi Geografis

Kendala dokumen sempat membayangi draf administrasi pemulangan ini. Tercatat, sebanyak 117 dari 190 WNI terpaksa dibuatkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) darurat karena paspor asli mereka telah ditahan majikan atau hilang.

"Pelaksanaan fungsi pelindungan bukanlah sekadar pemenuhan aspek prosedural dan administrasi kekonsuleran semata, melainkan juga merupakan wujud nyata dari kehadiran negara yang inklusif dan humanis," kata Riza, Senin (25/5/2026).

Adapun total kumulatif WNI bermasalah yang berhasil diselamatkan dan dipulangkan oleh KJRI Johor Bahru sejak awal Januari hingga Mei 2026 mencapai 2.497 orang. 

Riza mengingatkan dan mengimbau dengan keras kepada seluruh calon PMI untuk senantiasa menempuh jalur keberangkatan prosedural dan mematuhi hukum ketenagakerjaan Malaysia guna meminimalisir risiko penangkapan di masa depan. (af)

Pilihan Redaksi

Marak Penipuan Pendaftaran Titik SPPG, BGN Angkat SuaraNasional

Marak Penipuan Pendaftaran Titik SPPG, BGN Angkat Suara

Afifah·25 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Pekerja Migran Indonesia

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia — ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

Made with Emergent

-->-->
Original text
Rate this translation
Your feedback will be used to help improve Google Translate
-->