
Atasi Pengangguran,Benny Rhamdani: Tangkap Peluang Kerja ke Luar Negeri

VOICEINDONESIA,BANDUNG-Tangkap peluang kerja ke luar negeri, ini adalah solusi di mana angka pengangguran bertambah di masa pandemi Covid-19 sementara angkatan kerja cukup tinggi. Bekerja ke luar negeri adalah solusi, terlebih gajinya terbilang besar.
Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani dalam kegiatan Sosialisasi Meraih Peluang Kerja ke Luar Negeri, di Desa Sukapura, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Sabtu (30/10).
“Apalagi CPMI (Calon Pekerja Migran Indonesia) tidak perlu lagi khawatir soal biaya. Karena pemerintah telah bekerjasama dengan perbankan untuk memberikan uang sebagai modal bekerja ke luar negeri dengan bunga yang rendah, sehingga CPMI tidak perlu meminjam ke rentenir,” ujar Benny dihadapan 150 peserta sosialisasi yang terdiri dari tokoh masyarakat, Kepala Desa dan masyarakat sekitar Desa Sukapura.
Benny menjelaskan, negara ini baik. Tidak hanya menyiapkan modal bekerja bagi para CPMI. Namun, pemulangan PMI Terkendala yang berangkat secara tidak resmi juga tetap dibiayai oleh negara hingga ke daerah asal.
Benny juga mengapresiasi Pemerintah Daerah Jawa Barat yang telah berpihak kepada PMI. Hal ini ditunjukan dengan adanya Peraturan Daerah tentang Perlindungan PMI. Serta telah dialokasikannya anggaran pendidikan dan pelatihan bagi CPMI oleh Bupati Bandung.
“Political will sudah ada di Jawa Barat. Harapannya ini akan diikuti oleh para kepala daeraj lainnya di seluruh Indonesia, terutama kantong-kantong PMI,” imbuh Benny.
Benny bercerita bahwa Desa Sukapura ini adalah tanah kelahirannya. Untuk itu ia berharap masyarakat Desa Sukapura dapat memanfaatkan peluang kerja ke luar negeri. Jangan merasa hina menjadi PMI karena itu adalah pandangan yang salah dan keliru.
“PMI adalah pahlawan devisa yang harus mendapatkan penghormatan negara. Kebanyakan PMI yang berangkat secara resmi itu menjadi sukses saat kembali ke tanah air, bahkan memiliki usahanya sendiri,” kata Benny.
Untuk itu, lanjut Benny, BP2MI akan senantiasa memberikan pelindungan kepada PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki sesuai perintah Presiden Jokowi, yang diterjemahkan melalui program-program BP2MI.
Sosialisasi Meraih Peluang Kerja ke Luar Negeri kemudian dilanjutkan di Kp. Andir Desa Pakutandang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Minggu (31/10). Kegiatan tersebut dihadiri oleh 150 peserta dari masyarakat sekitar Desa Pakutandang.**
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



