
Begini Langkah Pemerintah Tekan Angka Pekerja Migran Ilegal

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Masih banyak pekerja migran Indonesia (PMI) yang mengalami persoalan akibat berangkat secara ilegal tanpa persiapan yang memadai. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan pemerintah tidak ingin ada lagi pekerja migran yang berangkat tanpa melalui prosedur yang benar.
"Banyak korban terjadi karena berangkat secara ilegal, sehingga tidak mendapatkan perlindungan, pelayanan, maupun pendampingan yang semestinya," ujarnya saat menghadiri Global Talent Day, Kebumen Job Fair and PMI Expo 2026 di Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (26/6/2026).
Untuk menekan angka pekerja migran nonprosedural, pemerintah membangun ekosistem penempatan talenta global yang terintegrasi mulai dari pendidikan, pelatihan keterampilan, pembiayaan, hingga perlindungan PMI. Program yang diinisiasi Kemenko Pemberdayaan Masyarakat melalui Kementerian P2MI ini mencakup peningkatan kapasitas dan pelatihan keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja global.
Pada tahun ini, lebih dari Rp3 triliun diperkirakan akan terserap untuk pengembangan talenta global. Sementara hingga tahun 2029, pemerintah telah menyiapkan dukungan hingga Rp30 triliun.
Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto, khususnya bagi lulusan SMA dan SMK yang berminat bekerja di luar negeri. Berbagai skema pembiayaan disiapkan untuk memudahkan calon pekerja migran mengakses jalur legal.
Muhaimin mengajak calon PMI untuk memahami sistem perlindungan sejak tahap persiapan keberangkatan hingga kepulangan ke tanah air.
"Jangan sampai ketipu, sejak persiapan pelatihan, sampai pulang kembali ke tanah air dalam satu kesatuan sistem penempatan yang terlindungi dengan baik," tegasnya.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



