VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co
VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co

7 Tahun VOICEIndonesia.co — bagikan kritik, saran, apresiasi, atau ucapan Anda!

Kirim Pesan
Pekerja Migran Indonesia

Pemprov Kepri Targetkan Kirim 3 Ribu PMI Sepanjang 2026, Begini Strateginya

Afifah - VOICEIndonesia.co
VOICE Indonesia di Google
Ilustrasi proses persiapan keberangkatan calon Pekerja Migran Indonesia dengan menampilkan paspor, dokumen persyaratan, dan perlengkapan perjalanan
Ilustrasi proses persiapan keberangkatan calon Pekerja Migran Indonesia dengan menampilkan paspor, dokumen persyaratan, dan perlengkapan perjalanan

VOICEINDONESIA.CO, Tanjung Pinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) memperbanyak program penguatan sumber daya manusia (SDM) vokasi guna mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan berdaya saing global. 

Melalui kerja sama resmi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), pemda gencar menggenjot pengiriman pekerja migran prosedural guna menangkap peluang ratusan ribu lowongan kerja internasional.

"Dari tahun ke tahun, pengiriman tenaga kerja luar negeri dari Kepri cukup baik. Kami secara konsisten bersama-sama pemerintah pusat dan BP3MI terus berupaya menyiapkan SDM berkompeten sesuai kebutuhan global," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Selasa (9/6/2026).

Ansar memaparkan, performa pengiriman tenaga kerja asal Kepri ke luar negeri mencatatkan tren yang positif. 

Pada tahun 2025, total penempatan tercatat mencapai 2.305 orang, sedangkan untuk tahun 2026 berjalan hingga bulan Mei kemarin, realisasinya sudah menyentuh angka 1.236 orang dari target total 3.000 pekerja hingga akhir tahun.

Guna mengejar sisa target tersebut, Pemprov Kepri mengucurkan bauran insentif anggaran strategis pada tahun ini. 

Di antaranya adalah alokasi Rp1 miliar per tahun untuk menyokong kelas internasional di Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, serta suntikan dana Rp2 miliar khusus bagi lulusan SMK guna membiayai uji kompetensi dan sertifikasi keahlian internasional secara gratis.

“Kita punya Politeknik andalan mulai dari kesehatan hingga pariwisata, yang fokus pada pendidikan vokasi untuk meningkatkan kualitas SDM bekerja di luar negeri," ujar Ansar.

Selain sektor kesehatan, pemda lewat Sahid Bintan Tourism Institute juga telah mengunci kerja sama taktis dengan institusi pendidikan di Australia untuk memuluskan penyerapan tenaga kerja sektor perhotelan. 

Cetak biru pendidikan menengah di Kepri bahkan tengah dirombak radikal, di mana komposisi SMA akan dipangkas hingga tersisa 30 persen saja, sementara 70 persen sisanya akan dikonversi menjadi SMK purwarupa dengan jurusan yang sangat dicari industri global seperti teknik pengelasan (welder).

"Beberapa SMA kita konversi menjadi SMK yang sesuai tuntutan dunia kerja. Buktinya, sekarang lulusan SMP di Kepri berbondong-bondong ingin masuk SMK, karena lulusan SMK memang disiapkan masuk dunia kerja," ucap Ansar menerangkan tingginya animo beralih ke sekolah kejuruan.

Langkah taktis ini diyakini mampu menyerap kuota besar mengingat data Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) mencatat ada 320 ribu lowongan kerja luar negeri yang terbuka bagi Indonesia. 

Dari kuota masif tersebut, suplai nasional baru mampu memasok 75.378 pekerja atau setara 24 persen, yang tersebar di sektor kesehatan, manufaktur, perikanan, peternakan, perkebunan, pertanian, konstruksi, hingga pengelasan.

Geografi Kepri yang menempel ketat pada perbatasan Malaysia dan Singapura dinilai menjadi modal sosiologis yang kuat bagi tenaga kerja lokal untuk mendominasi pasar kerja di negeri jiran. 

Pemda optimistis bauran sertifikasi dan restrukturisasi SMK ini akan menjadi motor penggerak ekonomi utama bagi kesejahteraan keluarga pekerja di Kepulauan Riau. (af)

Ringkasan AI

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) memperbanyak program penguatan sumber daya manusia (SDM) vokasi guna mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan berdaya saing global. Melalui kerja sama resmi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), pemda gencar

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Imigrasi Tangkal Dua WNA Penyelenggara Lari DiskriminatifImigrasi

Imigrasi Tangkal Dua WNA Penyelenggara Lari Diskriminatif

VOICE Indonesia· 24 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.