VOICE Indonesia
Pekerja Migran Indonesia

PMI Cianjur di Libya Menangis Minta Tolong lewat Video, Pemerintah Klaim Kondisinya Aman

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah
Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Heni Hamidah(Foto: Voiceindonesia.co/Ist)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah menyampaikan kabar terkini soal kondisi AJ yang berada di Benghazi, Libya timur.

"KBRI Tripoli telah memastikan saat ini kondisi AJ dalam keadaan aman, sehat, dan tidak mengalami cedera atau luka," kata Heni.

Dalam video yang beredar, AJ mengaku dipaksa bekerja tanpa istirahat sebagai asisten rumah tangga dan meminta tolong kepada Presiden Prabowo Subianto serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. AJ diketahui sudah bekerja di Benghazi sejak Maret 2025 melalui jalur tidak prosedural oleh pihak sponsor, menjadikannya diduga sebagai korban tindak pidana perdagangan orang.

"KBRI Tripoli akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan otoritas setempat untuk penanganan kasus ini," ujar Heni.

KBRI Tripoli masih mendalami kronologi kejadian bersama AJ dan pihak majikan. Heni mengimbau masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri untuk hanya berangkat melalui jalur prosedural resmi demi keselamatan dan perlindungan hak mereka.

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.