VOICE Indonesia
Pekerja Migran Indonesia

PMI Jatim ke Jepang Melonjak Drastis Pada 2025, Tembus 4.000 Orang!

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
PMI Jatim ke Jepang Melonjak Drastis Pada 2025, Tembus 4.000 Orang!
PMI Jatim ke Jepang Melonjak Drastis Pada 2025, Tembus 4.000 Orang!
VOICEINDONESIA.CO, Surabaya - Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jawa Timur (Jatim) yang bekerja di Jepang melonjak signifikan dari 1.983 orang pada 2024 menjadi 3.000 hingga 4.000 orang pada 2025. Lonjakan ini mencerminkan semakin kuatnya kemitraan ketenagakerjaan antara Jepang dan Indonesia, khususnya Jawa Timur. Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Takonai Susumu mengungkapkan kehadiran pekerja asal Indonesia tidak hanya memastikan ketersediaan tenaga kerja dan meningkatkan perekonomian Jepang, tetapi juga memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Kerja sama ketenagakerjaan ini dinilai saling menguntungkan karena para pekerja migran juga mendapat keterampilan selama bekerja di Jepang. Takonai menyebutkan hubungan Jepang dan Jawa Timur sangat kuat di bidang ekonomi, tercermin dari sekitar 150 perusahaan Jepang yang beroperasi di provinsi tersebut. Investasi Jepang melalui Penanaman Modal Asing ke Jawa Timur sejak 2010 bahkan telah mencapai lebih dari 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp84,1 triliun dan menyerap 178 ribu tenaga kerja. "Tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Jepang mendapatkan keterampilan juga di sana, jadi hubungan ini saling membantu dan menguntungkan kedua negara," kata Takonai di Surabaya, Rabu (11/2/2026). Sejumlah perusahaan ternama Jepang yang beroperasi di Jawa Timur antara lain PT Ajinomoto Indonesia, PT Yakult Indonesia Persada, PT Uni-Charm Indonesia, PT Otsuka Indonesia, PT Meiji Indonesia, PT Nihon Seiki, dan PT Surabaya Autocomp Indonesia. Kehadiran perusahaan-perusahaan ini menjadi bukti nyata kuatnya kemitraan ekonomi kedua negara. Takonai mengungkapkan kerja sama kedua negara telah berkembang jauh melampaui sektor ekonomi, budaya, pendidikan, dan keamanan. Sektor ketenagakerjaan kini menjadi bidang strategis baru yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Baca Juga : Pemerintah Bakal Cabut Izin Agen Pekerja Berlakukan Pungutan Liar "Kerja sama kedua negara tak lagi hanya dari sektor ekonomi, budaya, pendidikan, keamanan, namun meluas ke sektor ketenagakerjaan yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir," katanya. Konjen Jepang di Surabaya berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur demi mendorong perekonomian sekaligus pengembangan sumber daya manusia di masa mendatang. Kemitraan strategis ini diharapkan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil di Jepang. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Menakar Urgensi Transformasi Total KemenP2MI demi Perlindungan Paripurna Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#lonjakan PMI#PMI#pmi jepang
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.