Teknologi

Pemerintah Petakan 24 Ribu Hektare Lahan untuk Dukung Ambisi PLTS 100 GW

Redaksi - VOICEIndonesia.co31 Mei 2026 pukul 06.00 WIB
plts.jpg
Ilustrasi PLTS(Foto: Dok.Istimewa)
Iklan
Temukan lebih banyak
Kelulusan
Referensi Geografis
Peta

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Pemerintah mulai mematangkan fondasi pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala besar sebagai bagian dari percepatan transisi energi nasional. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menyiapkan sekitar 24 ribu hektare lahan di Pulau Jawa guna mendukung target pembangunan PLTS berkapasitas 100 Gigawatt (GW).

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan, ketersediaan lahan tersebut merupakan hasil identifikasi bersama antara Kementerian ESDM dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Iklan
Temukan lebih banyak
Akademi & Universitas
Panduan Kota & Daerah
Berita

"Jadi ketersediaan lahan berdasarkan identifikasi yang kita lakukan bersama antara Kementerian ESDM dengan Kementerian ATR/BPN, di Pulau Jawa sudah tersedia sekitar 24 ribu hektare," ujar Yuliot di Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Meski demikian, lahan yang telah terpetakan tersebut masih akan melalui proses verifikasi lebih lanjut oleh sejumlah instansi terkait, termasuk PT PLN. Verifikasi diperlukan untuk memastikan kesesuaian lokasi dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

"Jadi 24 ribu hektare ini, kita akan melakukan bersama, ada Kementerian ATR/BPN, Kementerian ESDM, dan PT PLN," lanjutnya.

Program PLTS 100 GW merupakan salah satu proyek strategis yang didorong Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia. Namun, besarnya skala proyek membuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi faktor penting dalam pelaksanaannya.

Menurut Yuliot, pemerintah saat ini juga tengah menyiapkan dasar hukum yang akan menjadi payung pelaksanaan proyek tersebut. Pembahasan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) dilakukan secara paralel dengan proses perizinan dan penyusunan skema implementasi.

"Untuk rancangan Peraturan Presiden (Perpres), di samping izin prakarsa, paralel kita juga melakukan pembahasan antarkementerian/lembaga sehingga dasar regulasinya itu bisa dilakukan percepatan untuk 100 GW PLTS ini," jelasnya.

Selain mengembangkan PLTS skala besar, pemerintah juga mengintegrasikan program dedieselisasi atau pengurangan penggunaan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD), terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Iklan

PLTS diproyeksikan menjadi pengganti sejumlah PLTD yang selama ini masih beroperasi di kawasan seperti Maluku dan berbagai wilayah Indonesia Timur. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan konsumsi bahan bakar fosil sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi bersih di daerah.

Yuliot mengungkapkan, Presiden Prabowo telah memberikan arahan agar program dedieselisasi dan pembangunan PLTS 100 GW dapat direalisasikan dalam waktu tiga tahun ke depan.

"Ini secara keseluruhan, dedieselisasi dan juga untuk EBT, ini harus kita sinkronkan untuk percepatan. Arahan dari Presiden, 3 tahun untuk PLTS dan juga dedieselisasi ini bisa dilaksanakan, ini yang sedang kita konsolidasikan," tandasnya.

Dengan tersedianya lahan yang mulai terpetakan serta dukungan regulasi yang tengah dipersiapkan, pemerintah berharap pembangunan PLTS dapat menjadi salah satu penggerak utama transformasi sektor energi nasional menuju bauran energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Pilihan Redaksi

Skandal Paspor Sukabumi: Usia Dipangkas, Imigrasi Pilih Bungkam! Imigrasi

Skandal Paspor Sukabumi: Usia Dipangkas, Imigrasi Pilih Bungkam!

VOICE Indonesia·30 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Teknologi

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia — ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

Made with Emergent

-->-->
Original text
Rate this translation
Your feedback will be used to help improve Google Translate
-->