VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co
VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co

7 Tahun VOICEIndonesia.co — bagikan kritik, saran, apresiasi, atau ucapan Anda!

Kirim Pesan
Hukum

Yusril : Polisi Harus Lebih Aktif Cegah Masyarakat Main Hakim Sendiri

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi
VOICE Indonesia di Google
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra(Foto: Voiceindonesia.co)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Dua insiden main hakim sendiri yang menewaskan terduga pencuri ayam di Bali dan terduga pencuri sepeda motor di Morowali, Sulawesi Tengah membuat Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra angkat bicara. Ia meminta Polri meningkatkan kewaspadaan dan mencegah aksi serupa terulang.

Yusril memperingatkan bahwa ketika negara gagal memberikan rasa aman, warga akan mengambil hukum ke tangan sendiri.

"Apabila negara tidak mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat, maka potensi munculnya aksi main hakim sendiri akan semakin besar," ungkap Yusril, Rabu (29/7/2026).

Ia secara khusus menyoroti tidak tampaknya pencegahan dari aparat dalam kedua insiden tersebut, sehingga massa leluasa memukuli korban hingga meninggal dunia dan berpotensi berkembang menjadi pelanggaran HAM yang serius.

"Namun, upaya pencegahan, pengamanan, perlindungan masyarakat, dan penegakan hukum harus berjalan secara terstandar, terkoordinasi, dan terpadu," katanya.

Untuk merespons situasi ini, Yusril akan segera menggelar Rapat Koordinasi Gabungan antara Kemenko Kumham Imipas dengan Kemenko Polkam untuk membahas penanganan kejahatan jalanan secara terpadu. Ia juga akan melibatkan Komnas HAM, LPSK, Komnas Perempuan, dan KPAI dalam penanganan komprehensif persoalan ini.

"Ini agar penanganan kejahatan jalanan dilakukan secara komprehensif sekaligus menjamin perlindungan hak asasi manusia bagi seluruh warga negara," tutur Yusril.

Ringkasan AI

Menteri Yusril Ihza Mahendra meminta polisi lebih aktif mencegah aksi main hakim sendiri setelah dua insiden fatal di Bali dan Sulawesi Tengah. Ia menekankan perlunya koordinasi terpadu antara instansi terkait untuk menjamin keamanan dan perlindungan hak asasi masyarakat.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

BAZNAS dan KP2MI Siapkan Skema Pelindungan dan Pembiayaan Bagi PMIPekerja Migran Indonesia

BAZNAS dan KP2MI Siapkan Skema Pelindungan dan Pembiayaan Bagi PMI

Afifah· 29 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.