VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Satu kalimat pertama Sudaryono sesampainya di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) langsung mengisyaratkan kondisi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ia warisi tidak dalam keadaan beres. Belum sempat berganti pakaian usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, ia langsung ngantor dan bicara blak-blakan.
"Ini mau diberesin. Kita langsung kerja, langsung datang ke kantor, langsung rapat," ucap Sudaryono sesampainya di Kantor BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat sekitar pukul 16.50 WIB, Rabu (22/7/2026).
Pernyataan itu menjadi sinyal pertama Sudaryono sebagai Kepala BGN baru bahwa ada pekerjaan rumah besar yang menunggunya. Program MBG memang tengah dalam tekanan berat setelah tiga pejabat tinggi BGN ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Kejaksaan Agung pada Juni 2026.
Sudaryono menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri pada Rabu pagi karena alasan kesehatan. Penunjukannya berlangsung kilat, baru dikonfirmasi Rabu pagi oleh Seskab Teddy Indra Wijaya setelah sehari sebelumnya dihubungi Mensesneg Prasetyo Hadi.
"Kemudian pagi tadi saya ditelepon Pak Seskab, Pak Teddy, dan mengonfirmasi bahwa hari ini saya akan dilantik secara resmi untuk menggantikan Bu Nanik. Sekali lagi yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan dan kita doakan Bu Nanik lekas berobat, lekas sehat, lekas pulih, bergas, waras, enak gitu," kata Sudaryono sebelum pelantikan.
Sudaryono resmi dilantik berdasarkan Keppres Nomor 78P Tahun 2026 yang diteken Presiden Prabowo pada 22 Juli 2026. Ia sebelumnya menjabat Wakil Menteri Pertanian dan membantah kabar bahwa dirinya sudah dipersiapkan sejak awal Juli untuk posisi ini.

















