VOICE Indonesia
Daerah

Enam Imigran Gelap Asal Afganistan dan Afrika Diamankan Polisi di Lombok Timur

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Enam Imigran Gelap Asal Afganistan dan Afrika Diamankan Polisi di Lombok Timur
Enam Imigran Gelap Asal Afganistan dan Afrika Diamankan Polisi di Lombok Timur
VOICEINDONESIA.CO, Lombok Timur - Upaya penyelundupan enam imigran gelap asal Afganistan dan Afrika digagalkan polisi di Tanjung Luar, Desa Ekas Buana, Lombok Timur. Mereka diduga akan diberangkatkan ke luar negeri menggunakan kapal yang menunggu di Pulau Maringkik. Suhadi yang mengaku sebagai pengantar para imigran membantah mengetahui bahwa mereka adalah imigran gelap. Dia mengklaim hanya diminta mengantar dengan upah Rp100 ribu dan tidak mengetahui status mereka yang sebenarnya. "Saya diminta mengantar saja dengan upah Rp100 ribu, tidak tahu kalau mereka imigran gelap," katanya, Senin (12/1/2026) Suhadi menjelaskan para imigran tersebut sempat menginap selama tiga malam di salah satu homestay di wilayah Desa Ekas Buana. Pemilik homestay meneleponnya untuk mengantar mereka ke wilayah Tanjung Luar guna bertemu dengan orang yang akan menjemput. Namun, sesampai di lokasi, orang yang dijanjikan akan menjemput belum datang. Saat menunggu, tiba-tiba polisi datang dan langsung mengamankan para imigran sehingga dirinya ikut dibawa ke polres. Suhadi mengaku kaget saat penangkapan karena hanya diminta mengantar. Baca Juga : Kejar Target Penempatan PMI 2026, BP2MI Kepri Gandeng 17 SMK Kasi Humas Polres Lombok Timur Ajun Komisaris Polisi Nicolas Osman mengungkapkan pihaknya mengamankan enam imigran gelap beserta seorang warga lokal yang mengantar mereka. Selain itu, polisi juga mengamankan kapal yang diduga akan digunakan untuk mengangkut para imigran keluar dari Tanjung Luar. "Para imigran tersebut rencananya mau dibawa ke wilayah Pulau Maringkik karena kapal yang akan membawa mereka menunggu di sana," ujar Nicolas. Nicolas menyatakan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi masih menyelidiki jaringan penyelundupan imigran gelap ini dan mencari informasi lebih lanjut tentang pihak-pihak yang terlibat dalam operasi penyelundupan tersebut, termasuk identitas lengkap para imigran gelap dan tujuan akhir perjalanan mereka. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Sikap Pasif Pengawas: TKA Merajalela, TKI Tergusur di Negeri Sendiri

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#Imigran gelap#polisi#WNA Afganistan-Afrika
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.