VOICE Indonesia
Daerah

Karhutla Arjuno-Welirang Masih Membara

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
1495432
Helikopter PK-DAP melakukan 8 kali water bombing dengan total 8.000 liter air(Foto: Dok. BPBD Jatim)

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Kabupaten Pasuruan, masih terus dilakukan. Hingga Selasa (25/8/2026) siang, api masih terpantau berada di bagian bawah Puncak Ogal Agil.

Kondisi ini membuat operasi pemadaman udara kembali dikerahkan. Helikopter PK-DAP melakukan 8 kali water bombing dengan total 8.000 liter air untuk menjangkau titik api yang sulit dipadamkan dari jalur darat.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jawa Timur (Jatim), Gatot Soebroto mengatakan, operasi udara dilakukan dalam dua sortie. Masing-masing sortie melaksanakan empat kali water bombing dengan kapasitas bucket helikopter mencapai 1.000 liter. "Helikopter PK-DAP melanjutkan operasi water bombing di dua titik yang telah ditentukan," ujarnya tertulis, Selasa (25/8/2026).

Pada sortie pertama, helikopter melakukan empat kali water bombing dengan total 4.000 liter air. Jumlah yang sama kembali dijatuhkan pada sortie kedua sehingga total operasi mencapai 8.000 liter air dalam delapan rit.

Namun, operasi pemadaman udara menghadapi kendala. Kondisi berkabut serta kepulan asap tebal membuat jarak pandang pilot terbatas sehingga proses water bombing tidak dapat dilakukan secara optimal. "Cuaca yang kurang mendukung, berkabut dan kepulan asap yang cukup tebal mempengaruhi visibilitas unit helikopter dalam operasi water bombing," jelasnya.

Sementara itu, tim di darat tetap melakukan penyisiran dan pemadaman manual di sejumlah area Gunung Arjuno yang masih dapat dijangkau. BPBD Jatim juga terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pasuruan, BPBD Kota Batu, serta UPT Tahura Raden Soerjo untuk mempercepat penanganan.

Berdasarkan data sementara, luas lahan yang terdampak karhutla mencapai 146,85 hektare. Angka tersebut masih dapat berubah karena pendataan dan verifikasi masih berlangsung. "Tim BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Pasuruan dan Tahura melanjutkan pemantauan di wilayah Gunung Arjuna," kata Gatot.

Aktivitas pendakian Gunung Arjuno-Welirang juga masih ditutup sementara. UPT Tahura Raden Soerjo menetapkan penutupan seluruh aktivitas pendakian sejak 19 Agustus 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan sebagai langkah mitigasi dan pengamanan. Di tengah proses pemadaman, BPBD Jatim terus berkoordinasi dengan BMKG Juanda untuk memantau perkembangan cuaca di kawasan Gunung Arjuno-Welirang. Kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan efektivitas operasi pemadaman udara.

Gatot menegaskan, penanganan karhutla masih difokuskan pada titik api yang tersisa dan pemantauan agar api tidak meluas. Hingga laporan Selasa siang, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.(joe)

Ringkasan AI

Surabaya – Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Kabupaten Pasuruan, masih terus dilakukan. Hingga Selasa (25/8/2026) siang, api masih terpantau berada di bagian bawah Puncak Ogal Agil.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Imigrasi Depok Ungkap Dugaan TPPO Modus Pengantin PesananImigrasi

Imigrasi Depok Ungkap Dugaan TPPO Modus Pengantin Pesanan

VOICE Indonesia· 24 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.