VOICE Indonesia
Daerah

Keluarga Menanti Kepastian Nasib Musisi di Kapal Virgo Transport 8

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
1570321
Keluarga kru kapal virgo transport 8 menunggu informasi keberadaan keluarganya di dermaga gapura surya pelabuhan tanjung perak surabaya(Foto: Dok.Joko Hermanto/VOICEINDONESIA)

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Insiden Kapal Virgo Transport 8 yang terbalik di laut Jawa membuat keluarga salah satu kru, Steviansyah, panik. Fredy, kakak kandung Stevi asal Mojokerto, langsung bergegas menuju Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, setelah mendapat informasi kapal tersebut mengalami musibah.

Fredy keluarga kru kapal Virgo mengaku pertama kali mendengar kabar tersebut sekitar pukul 07.30 WIB dari teman yang juga bekerja di kapal, tetapi sedang menjalani cuti. Teman adiknya itu mendapat informasi langsung dari Banjarmasin bahwa Virgo Transport 8 tenggelam.

"Saya tadi sekitar jam 07.30 dengar kabar dari teman adik saya yang kerja, tapi sedang cuti. Dia dapat informasi dari Banjarmasin langsung, katanya kapal itu tenggelam," kata Fredy saat ditemui di posko pengaduan, Minggu (13/9/2026).

Mengetahui informasi tersebut, Fredy langsung mencoba menghubungi Stevi. Namun, teleponnya tidak tersambung karena ponsel sang adik dalam kondisi tidak aktif.

"Saya coba telepon adik saya, HP-nya tidak aktif. Saya langsung ke kantor Virgo 8, kemudian diarahkan ke Gapura Surya Nusantara ini," ujarnya.

Fredy kemudian berangkat dari Mojokerto sekitar pukul 09.00 WIB bersama istri dan anaknya. Ia datang ke posko yang berada di Terminal Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dengan satu harapan, mendapat kepastian mengenai keberadaan adiknya.

Stevi diketahui bekerja sebagai pemain musik di Virgo Transport 8. Menurut Fredy, adiknya baru sekitar tiga bulan bekerja di kapal tersebut dan bertugas sebagai pemain keyboard.

"Ini adik kandung saya. Dia pemain musik, pemain keyboard. Baru sekitar tiga bulan kerja di Virgo," ungkapnya.

Fredy mengaku keluarganya sebenarnya menyadari adanya risiko bekerja di kapal. Terlebih, ia menyebut Virgo Transport 8 merupakan kapal tua yang menurut informasi yang diterimanya merupakan kapal bekas era penjajahan.

"Namanya juga risiko kapal tua, apalagi informasinya kapal bekas penjajahan," katanya.

Meski diliputi kecemasan, Fredy mengapresiasi respons petugas yang menurutnya cepat setelah keluarga mencari informasi mengenai kondisi Stevi.

"Terima kasih kepada petugas yang tanggap, responsnya baik. Kami sangat terbantu," tuturnya.

Kini Fredy hanya ingin segera mendapatkan kepastian mengenai kondisi adiknya. Ia berharap Stevi ditemukan oleh tim SAR dalam kondisi apa pun.

"Kami ingin segera ketemu adik saya, apa pun keadaannya. Ini adik kandung saya," kata Fredy.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal tersebut mengangkut total 243 orang, terdiri dari penumpang dan anak buah kapal.(joe)

Ringkasan AI

Insiden Kapal Virgo Transport 8 yang terbalik di laut Jawa membuat keluarga salah satu kru, Steviansyah, panik. Fredy, kakak kandung Stevi asal Mojokerto, langsung bergegas menuju Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, setelah mendapat informasi kapal tersebut mengalami musibah.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Tekan Jalur Penempatan Ilegal, APJATI Perluas Akses Kerja PMI di MalaysiaPekerja Migran Indonesia

Tekan Jalur Penempatan Ilegal, APJATI Perluas Akses Kerja PMI di Malaysia

Afifah· 13 September 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.