Diduga Mabuk, Pengemudi Mobil Terjun Bebas dari Flyover Gubeng Surabaya
VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Honda Brio terjun dari flyover Gubeng, tepatnya di Jalan Gubeng Pojok, Ketabang, Genteng, Surabaya. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi akibat pengemudi mabuk yang melajukan kendaraan dalam kecepatan tinggi.
“Untuk mobil berpenumpang 2 orang pria dan wanita dengan indikasi dalam pengaruh alkohol,” ujar petugas Command Center 112 Surabaya, Selasa (9/6).
Laporan kecelakaan yang terjadi dini hari tersebut masuk pada pukul 01.28 WIB. Petugas dari HDR Team Rescue segera dikerahkan dan tiba di lokasi pada pukul 01.32 WIB untuk melakukan evakuasi dan penanganan korban.
Mobil yang ditumpangi oleh dua orang, seorang pria dan wanita, melaju kencang dari arah barat ke timur. Sesampainya di atas Flyover Gubeng, pengemudi diketahui kehilangan kendali diduga karena mabuk. Mobil kemudian menabrak pembatas jalan hingga rusak parah dan akhirnya terjun bebas jatuh ke area taman di bawah jembatan.
Mobil tersebut ditumpangi oleh Jonathan S, 36, warga Kalijudan Indah. Kondisi korban sadar namun mengalami syok dan terlihat emosional/marah-marah diduga akibat masih dalam pengaruh alkohol. Sementara penumpang perempuan belum diketahui identitasnya.
Unit HDR Team Rescue melakukan koordinasi dengan berbagai instansi yang hadir di lokasi, antara lain Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, BPBD Kota Surabaya, Polsek Genteng, Dishub, PMI, dan PLN. Proses evakuasi selesai dilakukan pada pukul 02.42 WIB.
Kedua korban berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis dengan pengawalan polisi. Sementara itu, Brio dengan plat nomor L 1184 ADT masih ditahan di lokasi menunggu diderek oleh petugas Dinas Perhubungan untuk dibawa ke kantor Satlantas Polrestabes Surabaya guna proses hukum lebih lanjut. (joe)
Pilihan Redaksi
Pemprov Kepri Targetkan Kirim 3 Ribu PMI Sepanjang 2026, Begini Strateginya
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) memperbanyak program penguatan sumber daya manusia (SDM) vokasi guna mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan berdaya saing global. Melalui kerja sama resmi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), pemda gencar
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.


