VOICEINDONESIA.CO, Sidoarjo – Aktivitas praktik prostitusi di kawasan Krengseng, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa timur kembali menjadi sorotan. Padahal, lokasi yang sebelumnya digunakan sebagai tempat prostitusi dan judi cap jiki itu telah ditertibkan hingga bangunan liarnya dibongkar sekitar dua bulan lalu.
Kembalinya aktivitas tersebut membuat Satpol PP Kabupaten Sidoarjo kembali turun ke lokasi. Petugas melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus menelusuri bangunan yang kembali berdiri.
Plt Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Tibumtranmas) Satpol PP Sidoarjo R. Novianto Koesno Adi Putro, mengatakan petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan praktik prostitusi saat melakukan penertiban pada Jumat (6/1).
“Kami kemarin menelusuri tempat yang sudah kami bongkar sebelumnya dan menemukan sejumlah alat kontrasepsi di lokasi yang diduga digunakan untuk aktivitas prostitusi,” ujarnya, Sabtu (7/11).
Novianto menjelaskan, selain menemukan alat kontrasepsi, petugas juga kembali membongkar sejumlah bilik asmara yang dibangun di kawasan tersebut.
“Bilik-bilik asmara itu kembali dibangun oleh oknum yang tidak diketahui. Karena itu, kami melakukan pembongkaran agar bangunan tersebut tidak kembali digunakan untuk aktivitas prostitusi,” tegasnya.
Penertiban dilakukan personel gabungan yang melibatkan TNI, Polri, dan Satpol PP Sidoarjo. Petugas gabungan menyisir dua titik, yakni sisi barat pagar dan sisi timur pagar yang berbatasan dengan jalur rel kereta api.
Selain membongkar bilik asmara, petugas juga membongkar sejumlah warung dan gubuk yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi.
Dalam kegiatan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah alat peraga yang ditemukan di lokasi. Seluruh rangkaian penertiban berlangsung aman dan kondusif.
Kembali berdirinya bilik-bilik asmara setelah penertiban sebelumnya menjadi perhatian Satpol PP. Sebab, pembongkaran yang telah dilakukan sekitar dua bulan lalu ternyata belum membuat kawasan Krengseng sepenuhnya bersih dari bangunan yang diduga digunakan untuk aktivitas prostitusi.(joe)























