VOICE Indonesia
HOT
Hukum & Politik

Dirut KAI Buka Suara Soal Penyitaan Rp2 Miliar oleh KPK

Afifah - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi2 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin(Foto: dok./voiceindonesia.co/ist)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin membantah pemberitaan yang menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sekitar Rp2 miliar darinya terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan digitalisasi SPBU PT Pertamina (Persero) periode 2018–2023.

Bobby menyatakan informasi yang beredar tersebut tidak benar. Namun, dia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan penyitaan uang oleh KPK.

"Terkait ramainya pemberitaan hari ini di media tentang saya, saya sangat sedih dan menyatakan bahwa pemberitaan itu tidak benar," tegas Bobby.

Bantahan tersebut disampaikan setelah Bobby menjelaskan agenda kunjungannya ke wilayah Yogyakarta untuk melakukan inspeksi keselamatan di sejumlah perlintasan sebidang menjelang angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

"Hari ini saya berada di Yogyakarta untuk melakukan inspeksi guna memastikan keselamatan di perlintasan sebidang," ujar Bobby di Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Dia mengatakan KAI terus mengupayakan peningkatan keselamatan perjalanan kereta api guna mencapai target zero accident, khususnya selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru sesuai arahan Presiden.

Bobby juga meminta doa dan dukungan pelanggan KAI serta masyarakat agar perjalanan kereta api selama masa libur Natal dan Tahun Baru berlangsung aman, selamat, dan lancar.

Dia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kereta api yang terus ditingkatkan dari sisi keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan.

"Saya memohon doa dan dukungan pelanggan KAI serta seluruh masyarakat agar perjalanan kereta api senantiasa selamat, aman, dan lancar. Mari kita sambut libur Nataru dengan perjalanan kereta api yang semakin baik," kata Bobby.

Sebelumnya, KPK membenarkan penyitaan uang senilai Rp2 miliar dari seorang saksi berinisial BR dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan digitalisasi SPBU Pertamina periode 2018–2023.

“Benar, dalam penyidikan perkara itu telah dilakukan penyitaan uang senilai Rp2 miliar dari salah seorang saksi, saudara BR,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Jumat.

Pada kesempatan berbeda, Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein juga membenarkan adanya penyitaan tersebut. Namun, dia tidak mengungkapkan jumlah uang yang disita dari BR.

“Iya betul. Penyidik sudah melakukan penyitaan,” kata Taufik di Jakarta, Jumat. (af)

Pilihan Redaksi

SPPI Dorong Perda Perlindungan Pekerja Migran Manggarai Segera DibentukPekerja Migran Indonesia

SPPI Dorong Perda Perlindungan Pekerja Migran Manggarai Segera Dibentuk

VOICE Indonesia· 06 November 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.