VOICE Indonesia
Ekonomi

Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Serta Menteri ESDM

Redaksi VOICE - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
1000962811
Pelantikan menteri di kabinet baru

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan penugasan baru kepada Bahlil Lahadalia dengan mengangkatnya sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Bahlil tetap dipercaya menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sehingga kini merangkap dua jabatan strategis di Kabinet Merah Putih.

Bahlil dilantik bersama sejumlah pejabat negara lainnya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026.

Bahlil mengatakan penugasan tersebut merupakan amanah baru dari Presiden Prabowo yang akan dijalankannya dengan penuh tanggung jawab.

“Secara kebetulan kami ditugaskan oleh Bapak Presiden untuk mendapat tugas amanah baru. Selain menjadi Menteri ESDM, saya juga merangkap menjadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi,” ujar Bahlil di Istana Negara, Kamis (1/10/2026).

Dia menegaskan akan menjalankan kedua tugas tersebut secara maksimal sebagai bagian dari pengabdian kepada negara.

“Sebagai pembantu Presiden akan berusaha sekuat tenaga dengan totalitas untuk menjalankan tugas ini dengan baik, baik sebagai Menko maupun sebagai Menteri ESDM,” katanya.

Menurut Bahlil, penugasan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan agenda pemerintah di sektor hilirisasi dan transisi energi.

Dia mengatakan kondisi geopolitik yang dinamis serta perubahan konstelasi ekonomi global membuat isu energi bersih dan hilirisasi semakin strategis. Karena itu, Presiden Prabowo memandang perlu adanya koordinasi yang lebih komprehensif untuk menjalankan program-program prioritas tersebut.

“Dalam kondisi geopolitik yang tidak menentu dan konstelasi dinamika ekonomi dunia juga yang menuntut untuk terjadinya energi yang bersih, maka Bapak Presiden memandang penting untuk program-program prioritas terkait dengan hilirisasi, terkait dengan transisi energi sebagai komitmen global dari Paris Agreement,” ujar Bahlil.

Dia menilai agenda hilirisasi dan transisi energi tidak dapat dijalankan secara parsial. Kedua agenda tersebut membutuhkan koordinasi lintas sektor agar target pemerintah dapat dilaksanakan secara terukur.

“Maka ini tidak bisa dilakukan dengan cara parsial, tapi harus dilakukan dengan komprehensif, terukur, dan betul-betul dapat diwujudkan dengan target apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden,” katanya.

Bahlil belum merinci kementerian dan lembaga yang nantinya berada dalam koordinasi Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi. Dia mengatakan struktur tersebut akan dilihat berdasarkan peraturan presiden yang mengatur kementerian koordinator tersebut.

Dia juga belum membeberkan agenda prioritas maupun target kerja dalam tiga bulan pertama. Dia menegaskan pola kerjanya tidak dibatasi dalam periode tertentu.

“Saya selalu bekerja tiap hari, bukan per tiga bulan ya. Tiap hari, tiap hari. Jadi saya kerja, berpikir, kerja, berpikir, berpikir, kerja,” ujar Bahlil

Ringkasan AI

Presiden Prabowo Subianto memberikan penugasan baru kepada Bahlil Lahadalia dengan mengangkatnya sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Bahlil tetap dipercaya menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sehingga kini merangkap dua jabatan strategis di Kabinet Merah Putih.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

KP2MI dan Kementan Siapkan Pekerja Pertanian untuk Pasar Kerja JepangPekerja Migran Indonesia

KP2MI dan Kementan Siapkan Pekerja Pertanian untuk Pasar Kerja Jepang

S Nurafifa· 01 October 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.