VOICE Indonesia
Ekonomi

Danantara Dorong Pertagas Perkuat Jargas Nasional, Tekan Impor LPG

M. Rizki - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Kepala BP BUMN
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam pertemuan dengan jajaran direksi Pertagas di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta(Foto: Fariz Adikusuma/BP BUMN)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta –
Danantara Indonesia dan BP BUMN mendorong PT Pertamina Gas (Pertagas) mengambil peran strategis dalam pengembangan jaringan gas (jargas) nasional, khususnya untuk memenuhi kebutuhan energi rumah tangga. Pengembangan jargas dinilai dapat menjadi salah satu upaya untuk menekan subsidi energi sekaligus mengurangi devisa yang keluar untuk memenuhi kebutuhan LPG melalui impor.

Hal tersebut disampaikan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam pertemuan dengan jajaran direksi Pertagas di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta.

“Kalau ini bisa kita lakukan ke depan, menurut saya Pertamina Gas ini akan menjadi justru enabler untuk kita menurunkan subsidi di sisi energi kita, yang kedua juga mencegah terjadinya defisit outflow kita,” ujar Dony, mengutip dari Instagram resmi BP BUMN.

Menurut Dony, penguatan jaringan gas menjadi kunci dalam mengoptimalkan pemanfaatan gas domestik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor. Infrastruktur jargas yang semakin terintegrasi diharapkan dapat membuka ruang efisiensi yang lebih besar dalam pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.

“Jadi kuncinya adalah dari jaringan gas. Nah ini akan menjadi fokus kita ke depan. Kalau itu kita bisa lakukan, devisa kita yang tidak perlu terbuang sia-sia itu banyak sekali bisa kita hemat,” kata Dony.

Dalam pertemuan tersebut, Pertagas menyampaikan bahwa perusahaan saat ini memiliki peran penting dalam pengoperasian jaringan transportasi gas di Pulau Jawa. Salah satunya melalui pengoperasian pipa transmisi Cirebon–Semarang yang sebelumnya dibangun oleh Kementerian ESDM dengan pendanaan APBN dan selanjutnya operatorship diserahkan kepada Pertagas melalui mekanisme tender.

Untuk memperkuat peran tersebut, Pertagas diarahkan menyiapkan masterplan jargas nasional yang dapat menjadi acuan pengembangan jaringan gas ke depan. Masterplan tersebut akan memuat arah pengembangan secara menyeluruh, termasuk kesiapan infrastruktur, model bisnis, serta strategi pengembangan pasar.

Pengembangan jargas juga dapat dimulai dari kota-kota besar dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan kebutuhan pasar, seperti Jakarta dan Surabaya.

Penguatan jargas nasional diharapkan tidak hanya meningkatkan pemanfaatan gas domestik, tetapi juga menciptakan efisiensi dalam sistem energi nasional. Dengan infrastruktur yang terintegrasi dan pengembangan pasar yang tepat, jargas dapat menjadi bagian penting dari upaya mengurangi ketergantungan pada LPG impor sekaligus menekan beban subsidi energi. (rnm)

Ringkasan AI

Danantara Indonesia dan BP BUMN mendorong PT Pertamina Gas (Pertagas) mengambil peran strategis dalam pengembangan jaringan gas (jargas) nasional, khususnya untuk memenuhi kebutuhan energi rumah tangga. Pengembangan jargas dinilai dapat menjadi salah satu upaya untuk menekan subsidi energi sekaligus mengurangi devisa yang keluar untuk memenuhi kebutuhan LPG melalui impor.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

KPK: Uang Bimbingan S3 Silmy Diduga dari Setoran ImigrasiNasional

KPK: Uang Bimbingan S3 Silmy Diduga dari Setoran Imigrasi

S Nurafifa· 30 September 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.