VOICE Indonesia
Internasional

Waduh, Ada 6 Ribu WNI Terjebak Konflik di Timur Tengah

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Waduh, Ada 6 Ribu WNI Terjebak Konflik di Timur Tengah
Waduh, Ada 6 Ribu WNI Terjebak Konflik di Timur Tengah
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Kementerian Luar Negeri RI menerima laporan harian penanganan ribuan warga negara Indonesia (WNI) yang masih terdampar di Timur Tengah akibat pembatalan penerbangan imbas perang. Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu Heni Hamidah mengungkapkan pihaknya memantau kondisi WNI yang tertahan setiap hari untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi. Para WNI ditampung di penginapan sambil menunggu ketersediaan penerbangan untuk kembali ke tanah air. "Jadi setiap hari itu kami ada laporan harian terkait penanganan WNI stranded ini," katanya di kantor Kemlu RI, Jakarta Pusat pada Jumat (13/3/2026). Data Kemlu mencatat sebanyak 6.000 lebih WNI masih terdampar di Timur Tengah sejak konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat pecah pada 28 Februari. Angka ini merupakan akumulasi WNI yang tertahan hingga saat ini di berbagai negara kawasan tersebut. Mayoritas WNI yang terdampar adalah jemaah umrah dengan konsentrasi tertinggi berada di Jeddah, Arab Saudi. Heni menjelaskan pemerintah memfasilitasi pemulangan mereka secara bertahap sesuai ketersediaan slot penerbangan. "Memang yang paling banyak ini yang stranded ini di Jeddah, untuk jemaah umrah," ujarnya.

Baca Juga : Iran Desak BRICS Turun Tangan Stabilkan Konflik Timur Tengah Pemulangan dilakukan secara bertahap untuk menghindari penumpukan di bandara dan memastikan proses evakuasi berjalan tertib. Kemlu berkoordinasi dengan maskapai dan perwakilan RI di kawasan untuk mengatur jadwal kepulangan WNI. Terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, Heni menyatakan belum ada perubahan di tengah perang yang terjadi di Timur Tengah. Arab Saudi masih mempertahankan rencana awal tanpa menyiapkan skenario alternatif pelaksanaan haji. Kemlu mengimbau para calon haji untuk tetap tenang, tidak berspekulasi, dan merujuk pada informasi resmi dari pemerintah yang akan disampaikan secara berkala terkait perkembangan situasi. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Berhenti Memanjakan “Scammer”, Saatnya Indonesia Meniru Ketegasan Korea Selatan

Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#Kemlu RI#Konflik Timur Tengah#WNI
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.