
AS Perketat Izin Tinggal Tetap

VOICEINDONESIA.CO, Washington – Amerika Serikat menerapkan pendekatan baru dalam pemberian izin tinggal tetap di dalam negeri yang kini hanya diberikan dalam keadaan luar biasa. Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS mengumumkan memorandum kebijakan baru yang menegaskan kembali ketentuan hukum imigrasi yang telah lama berlaku, Jumat (22/5/2026).
Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS menegaskan warga negara asing yang mengajukan penyesuaian status harus melakukannya melalui proses konsuler lewat Departemen Luar Negeri di luar wilayah AS. Petugas imigrasi kini diarahkan mempertimbangkan seluruh faktor relevan secara kasus per kasus dalam menentukan kelayakan pemberian keringanan luar biasa tersebut.
Memorandum itu juga menyebutkan warga negara asing yang masuk ke AS dengan visa sementara atau alasan kemanusiaan diwajibkan meninggalkan negara itu setelah masa tinggal mereka berakhir. Upaya untuk tetap tinggal dan mengajukan izin tinggal di dalam negeri akan dianggap sebagai faktor negatif dalam penilaian kasus.
Prosedur perubahan atau penyesuaian status memungkinkan warga negara asing yang sudah berada di AS memperoleh status penduduk tetap sah atau green card tanpa harus meninggalkan negara tersebut. Mekanisme itu menjadi alternatif dari proses konsuler standar dan memungkinkan pemohon memperoleh status legal tanpa harus kembali ke negara asal serta menjalani wawancara di kedutaan besar AS di luar negeri.
Data yang dipelajari RIA Novosti menunjukkan hingga akhir 2025 lebih dari 1,2 juta orang masih menunggu keputusan terkait pengajuan penyesuaian status mereka. Pengetatan kebijakan ini diprediksi akan berdampak signifikan terhadap jutaan pemohon yang masih dalam antrian.
Kebijakan baru ini menegaskan kembali bahwa penyesuaian status di dalam negeri bukan hak otomatis melainkan bentuk keringanan yang diberikan dalam kondisi tertentu. Warga asing yang ingin memperoleh status penduduk tetap harus melalui jalur konsuler standar di luar wilayah AS.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



