VOICEINDONESIA.CO, Teheran – Penguasaan penuh pasukan Houthi atas wilayah pesisir Yaman di tepi Laut Merah turut memperkuat cengkeraman mereka atas Selat Bab al-Mandeb, jalur strategis penghubung Asia dan Eropa, di tengah peringatan seorang jenderal senior Iran bahwa perang di kawasan bisa meluas hingga ke Samudra Hindia.
Peringatan itu disampaikan Mayor Jenderal Yahya Rahim Safavi, penasihat senior urusan militer bagi pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, dalam pernyataan video yang dirilis kantor berita Fars, Kamis (24/9/2026), seperti dilansir AFP dan Anadolu Agency, Jumat (25/9/2026).
"Kami tidak tahu apa yang ada di dalam pikiran (Presiden AS Donald) Trump dan (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu," kata Safavi.
Ia menyebut pasukan Iran telah bersiap menghadapi skenario terburuk, jika terjadi serangan lanjutan dari militer AS atau Israel terhadap fasilitas atau kepentingan nasional Teheran.
"Mengingat konflik yang telah meluas dari kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz hingga ke Laut Merah, ada kemungkinan bahwa, untuk merespons eskalasi perang, medan pertempuran akan meluas lebih jauh lagi, hingga mencapai Samudra Hindia atau mungkin wilayah lainnya," ucap Safavi.
Kelompok Houthi yang bermarkas di Yaman dan didukung Iran kembali bertempur sengit melawan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi. Dalam beberapa waktu terakhir, pasukan Houthi berhasil menguasai seluruh wilayah pesisir Yaman di tepi Laut Merah.
Iran telah lama memberikan dukungan militer kepada Houthi, namun membantah terlibat langsung dalam konflik Yaman.



























