VOICE Indonesia
HOT
Internasional

PBB Kutuk Serangan Pemukim Israel ke Warga Palestina yang Capai Rekor Tertinggi di 2026

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Abdulloh Hilmi2 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, menyampaikan pidato dalam sebuah agenda internasional.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres(Foto: Voiceindonesia.co/PBB)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarga – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres mengutuk kekerasan yang dipicu serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina, yang mencapai jumlah rekor tertinggi pada 2026.

Juru bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric menyebut Guterres juga mengingatkan kewajiban Israel sebagai pihak yang melakukan pendudukan.

“Sekjen mengutuk kekerasan yang dipicu oleh serangan oleh para pemukim Israel terhadap warga Palestina, yang mencapai jumlah rekor tertinggi pada 2026. Dia mengingatkan kembali kewajiban Israel menurut hukum internasional sebagai pihak yang melakukan pendudukan untuk melindungi warga Palestina dari serangan semacam itu dan untuk meminta pertanggungjawaban para pelaku,” ujar Dujarric dilansir Minggu (25/10/2026).

Guterres sangat prihatin atas penutupan besar besaran yang diberlakukan Israel terhadap komunitas Palestina di Tepi Barat. Penutupan itu berlaku setelah serangan yang menewaskan dua tentara Israel di dekat Kota Hebron.

Menurut Dujarric, penutupan tersebut sangat membatasi kebebasan bergerak, akses terhadap layanan dasar, dan mata pencaharian warga Palestina.

Guterres juga prihatin atas laporan pembongkaran rumah dan kemungkinan pengungsian warga Palestina di Hebron.

Di Gaza, Guterres masih sangat prihatin atas hilangnya nyawa warga sipil, termasuk anak anak. Ia juga menyoroti pembatasan ketat terhadap bantuan kemanusiaan menjelang musim dingin.

Guterres menegaskan kembali seruan perlindungan warga sipil. Ia meminta semua pihak segera menghentikan segala bentuk kekerasan, menahan diri, dan menghindari tindakan yang dapat memicu ketegangan lebih jauh.

Pilihan Redaksi

Lulusan Vokasi Dijajaki Kerja di Tambang dan Migas SurinamePekerja Migran Indonesia

Lulusan Vokasi Dijajaki Kerja di Tambang dan Migas Suriname

S Nurafifa· 22 October 2026
#PBB#Pemukiman Israel#Antonio Guterres
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.