
KJRI Jeddah Intensifkan Perlindungan WNI di Tengah Musim Haji

VOICEINDONESIA.CO, Jeddah - Kementerian Agama melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah mengintensifkan upaya perlindungan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi jelang musim haji 2025. Hal ini dilakukan setelah 117 WNI ditolak masuk dan dipulangkan karena diduga akan melaksanakan ibadah haji menggunakan visa kerja.
Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary, menjelaskan bahwa Tim Pelindungan Jamaah KJRI Jeddah telah bekerja secara proaktif dalam menangani kasus tersebut.
"Tim Pelindungan Jamaah KJRI Jeddah menerima informasi pada 14 Mei 2025 terkait sejumlah WNI yang tertahan oleh Imigrasi Arab Saudi. Mereka diketahui masuk menggunakan visa kerja jenis amil, namun dicurigai akan berhaji secara non-prosedural," ungkap Yusron, Jumat (16/5/2025).
📖 Baca Juga ↗Modus Baru Haji Ilegal Terungkap, Ratusan WNI Terancam DeportasiKJRI Jeddah memastikan bahwa seluruh WNI yang dipulangkan mendapatkan pendampingan selama proses pemeriksaan.
"Tim Pelindungan Jamaah KJRI Jeddah mendampingi seluruh proses pemeriksaan, mulai dari pengambilan keterangan hingga sidik jari oleh aparat imigrasi Arab Saudi," tambah Yusron.
📖 Baca Juga ↗117 WNI Dideportasi dari Arab Saudi, Diduga Akan Berhaji secara IlegalSebagai langkah preventif, KJRI Jeddah terus mengingatkan WNI untuk tidak terjebak dalam praktik haji non-prosedural.
"KJRI Jeddah kembali mengimbau kepada seluruh WNI agar tidak terlibat dalam aktivitas haji non-prosedural dan mematuhi ketentuan yang berlaku di Arab Saudi," kata Yusron.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



