VOICE Indonesia
Internasional

Nasib Jurnalis Di Gaza Hadapi Risiko Tinggi dalam Liputan Wilayah Konflik

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Nasib Jurnalis Di Gaza Hadapi Risiko Tinggi dalam Liputan Wilayah Konflik
Nasib Jurnalis Di Gaza Hadapi Risiko Tinggi dalam Liputan Wilayah Konflik
VOICEINDONESIA.CO, New York - Lebih dari 230 jurnalis gugur di Jalur Gaza menjadikan wilayah tersebut sebagai tempat paling berbahaya di dunia bagi jurnalis dan pekerja kemanusiaan. Komisaris Jenderal Badan PBB untuk Pengungsi Palestina, Philippe Lazzarini menyatakan mencegah para jurnalis memasuki Gaza semakin memperkuat kampanye disinformasi dan narasi ekstremis. "Jurnalis Palestina adalah mata dan telinga kami dalam meliput kengerian perang di Gaza. Mereka menggambarkan kekuatan manusia dan pengaruhnya dan bekerja dengan keberanian dan ketabahan meski menghadapi kesulitan," kata dia saat menyampaikan kondisi keamanan para jurnalis yang meliput perang di Gaza pada Minggu (25/1/2026). Lazzarini menyebut pelarangan jurnalis ke Gaza bertujuan untuk mendiskreditkan laporan langsung dan kesaksian organisasi-organisasi kemanusiaan internasional. Langkah ini juga dinilai merendahkan martabat warga Palestina yang tengah menghadapi kondisi kemanusiaan yang memburuk. Baca Juga : Serangan Terbaru Israel ke Gaza, 25 Warga Palestina Tewas Jurnalis Palestina disebut sebagai mata dan telinga dalam meliput kengerian perang di Gaza. Mereka menggambarkan kekuatan manusia dan pengaruhnya serta bekerja dengan keberanian dan ketabahan meski menghadapi kesulitan. Komisaris Jenderal UNRWA juga menyoroti bahwa para jurnalis bekerja bersama pekerja kemanusiaan di Gaza. Keduanya menghadapi risiko tinggi dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan peliputan kondisi di wilayah konflik tersebut. Gaza telah menjadi tempat paling berbahaya di dunia tidak hanya bagi jurnalis tetapi juga bagi pekerja kemanusiaan yang berupaya memberikan bantuan kepada warga Palestina. Kondisi ini memperburuk situasi kemanusiaan yang sudah sangat memprihatinkan di wilayah tersebut. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Meratifikasi Konvensi ILO 188: Janji Kesejahteraan Bagi Pahlawan Laut Indonesia Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#Jurnalis#keselamatan jurnalis#Konflik Gaza
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.