
Serangan Iran Hantam Wilayah Arab Saudi, Ini Kondisi 58.873 Jamaah Umroh Indonesia

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah memantau ketat keselamatan 58.873 jamaah umrah Indonesia yang saat ini berada di Arab Saudi menyusul eskalasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Situasi regional tersebut mulai berdampak pada operasional penerbangan, termasuk perubahan rute dan penundaan jadwal keberangkatan maupun kepulangan jamaah.
“Kami mengimbau kepada seluruh jamaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing,” ujar Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (1/3/2026).
Baca Juga: Mensos Beberkan 45% Bansos PKH Meleset, Warga Miskin ‘Tak Terlihat’ Jadi Korban
Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), puluhan ribu jamaah tersebut dipastikan dalam kondisi terpantau melalui koordinasi intensif dengan perwakilan RI di Jeddah dan Riyadh.
Pemerintah memprioritaskan perlindungan maksimal dan memastikan setiap penyesuaian kebijakan dilakukan demi keselamatan jamaah.
Puji meminta seluruh PPIU untuk menjalin komunikasi aktif dengan Kantor Urusan Haji (KUH) guna menindaklanjuti setiap dinamika situasi secara cepat.
Langkah antisipatif ini mencakup penanganan jadwal penerbangan yang terganggu akibat ketegangan geopolitik di kawasan tersebut.
Baca Juga: Prabowo Tawarkan Diri Jadi Negosiator Iran-Amerika
“Kemenhaj terus berkoordinasi dengan instansi terkait, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, untuk memastikan keamanan dan keselamatan jamaah umrah Indonesia tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Pemerintah juga meminta keluarga jamaah di tanah air untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak resmi.
Komunikasi disarankan tetap melalui jalur PPIU masing-masing agar informasi yang diterima akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. (af/ri)
Pilihan Redaksi: Seleksi Ketat Atase: Tamatnya Era Pejabat Titipan? Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



