VOICE Indonesia
Internasional

Qatar Ikut Mediasi Perundingan Iran-AS

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Ilustrasi suasana konflik antara Amerika Serikat dan Iran dengan latar kota yang hancur, kobaran api, dan asap pekat.
Ilustrasi Bendera Amerika Serikat dan Iran berkibar di tengah latar kehancuran akibat konflik bersenjata.(Foto: Voiceindonesia.co)

VOICEINDONESIA.CO, Teheran – Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengungkapkan kepada Reuters bahwa tim negosiasi Qatar berada di Teheran pada hari Jumat. Keterlibatan Doha terbilang signifikan mengingat Qatar sebelumnya sempat menjaga jarak dari peran mediasi dalam perang AS-Iran.

"Tim negosiasi Qatar berada di Teheran pada hari Jumat," kata sumber tersebut kepada Reuters, Sabtu (23/5/2026).

Wilayah Qatar sendiri ikut terhantam serangan rudal dan drone milik Iran ketika perang berkecamuk. Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Luar Negeri Qatar belum memberikan tanggapan resmi terkait keterlibatannya dalam mediasi.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengonfirmasi adanya perkembangan positif dalam proses diplomasi dengan Iran pada Kamis kemarin. Rubio menyatakan akan melihat perkembangan dalam beberapa hari ke depan meski masih berhati-hati untuk tidak terlalu optimistis.

"Ada beberapa tanda baik, saya tidak ingin terlalu optimistis," kata Rubio, Kamis (21/5/2026).

Rubio menegaskan Pakistan tetap memegang peran sebagai penengah utama dalam negosiasi sejak pertempuran pertama kali pecah. Ia memuji kinerja Pakistan yang dinilai telah melakukan tugas dengan sangat baik dalam mediasi konflik.

Rubio menjelaskan meski negara-negara lain memiliki kepentingan terutama negara-negara Teluk yang berada di tengah konflik, Pakistan tetap menjadi negara utama yang bekerja sama dengan AS. Pernyataan ini disampaikan di sela-sela pertemuan para menteri luar negeri NATO di Swedia pada Jumat.

Perang ini bermula dari serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari lalu. Teheran membalas serangan dan menutup Selat Hormuz yang memicu dampak ekonomi dan energi global.

Saat ini gencatan senjata yang rapuh sedang berjalan namun belum ada terobosan besar yang dicapai. Kehadiran tim Qatar di Teheran diharapkan dapat mendorong kemajuan dalam proses diplomasi kedua negara.

"Negara utama yang bekerja sama dengan kami dalam semua ini adalah Pakistan," ujar Rubio.

Pilihan Redaksi

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMIPekerja Migran Indonesia

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI

Afifah· 17 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.