
Trump Kirim 5.000 Tentara Tambahan ke Polandia, Apa Tujuannya?

VOICEINDONESIA.CO, Moskow – Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menyambut baik pengumuman Trump mengenai pengerahan 5.000 tentara tambahan AS tersebut. Rutte menyatakan seluruh rincian teknis pengerahan pasukan sedang ditangani pihak militer.
"Tentu saja, saya sangat menyambut baik pengumuman kemarin," kata Rutte kepada wartawan menjelang pertemuan para menteri luar negeri NATO di Swedia, Jumat (22/5/2026).
Presiden Polandia Karol Nawrocki menyampaikan terima kasih kepada Trump atas keputusan mengirim tambahan tentara ke negaranya. Nawrocki menyebut dampak nyata dari persahabatan Trump terhadap Polandia kini dirasakan dengan sangat jelas.
Nawrocki menyatakan rasa terima kasih atas keputusan-keputusan Trump yang dampak nyatanya kini dirasakan pemerintah Polandia. Ucapan terima kasih tersebut disampaikan melalui platform X.
"Saya berterima kasih kepada Presiden AS Donald J. Trump atas persahabatannya terhadap Polandia," kata Nawrocki di platform X, Kamis (21/5/2026).
Pengerahan 5.000 tentara tambahan AS ke Polandia dipandang sebagai bentuk komitmen Amerika Serikat dalam memperkuat pertahanan Eropa Timur. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kehadiran militer NATO di kawasan tersebut.
Sebelumnya portal Defense News melaporkan Angkatan Darat AS membatalkan pengerahan satu unit pasukan yang terdiri dari 4.000 lebih personel beserta perlengkapannya ke Polandia. Keputusan terbaru Trump mengubah kebijakan tersebut dengan mengirimkan 5.000 tentara.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



