
Usai menewaskan 348 Orang, Ethiopian Airlines Terbangkan Lagi Boeing 737 MAX

VOICEINDONESIA,JAKARTA - Maskapai Ethiopian Airlines akan kembali menerbangkan pesawatnya jenis Boing 737 MAX pada Selasa malam, 1 Februari 2022. Sejumlah opini terbelah atas penggunaan kembali jenis pesawat, yang tiga tahun lalu jatuh.
Rencananya pada 1 Februari malam waktu setempat, Ethiopian Airlines akan menerbangkan pesawat jenis tersebut ke sekitar gunung Kilimanjaro, yakni gunung tertinggi di Afrika, sambil membawa wartawan, diplomat dan pejabat resmi Ethiopian Airlines. Pesawat lalu akan kembali lagi ke Ibu Kota Addis Ababa.
Sebelumnya pada 2019 sebuah pesawat jenis Boeing 737 MAX, yang melayani penerbangan ke Ibu Kota Nairobi – Kenya dari Ibu Kota Addis Ababa – Ethiopia, jatuh enak menit setelah lepas landas. Kecelakaan itu menewaskan 157 penumpang dan awal didalamnya.
Berselang lima bulan kemudian terjadi kecelakaan jatuhnya pesawat dengan jenis yang sama di Indonesia. Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 PKLQP sebuah penerbangan penumpang domestik dari Jakarta menuju Pangkal Pinang yang hilang kontak pada 29 Oktober 2018. Pihak SAR menyatakan bahwa pesawat tersebut jatuh di Tanjung Pakis, Karawang. Bangkai pesawat ditemukan di lepas pantai Laut ,musibah itu menewaskan 189 orang.
“Saya tidak akan pernah mau lagi terbang dengan pesawat MAX dan jelas jika akhirnya mengetahui saya memesan penerbangan menggunakan pesawat MAX, maka saya harus membatalkannya,” kata Tom Kabau, pengacara asal Kenya, yang kehilangan abangnya dalam musibah jatuhnya pesawat 737 di Ethiopia.
Dua kecelakaan yang dialami pesawat jenis Boeing 737 MAX diduga karena masalah pada sebuah sistem di pesawat. Kondisi ini membuat banyak maskapai di dunia memilih mengkandangkan pesawat jenis itu.Kecelakaan tersebut juga membuat Boeing harus menghadapi gugatan sekitar USD 20 miliar (Rp 286 triliun)
Sumber: Reuters
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



