
Bandara Gewayantana Larantuka Ditutup Akibat Erupsi Gunung Lewotobi

VOICEIndonesia.co, Kupang - PT. Angkasa Pura I Bandara Internasional El Tari Kupang melaporkan rute penerbangan dari Kupang ke Bandara Gewayantana Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT ditutup sementara dampak dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang yang kini sudah berstatus awas.
"Untuk penerbangan Kupang-Bandara Gewayantana tutup sementara," kata Humas Bandara El Tari Kupang Tyas Novitasari di Kupang, Rabu, 10 Januari 2024.
Hal ini disampaikan berkaitan dengan perkembangan penerbangan dari Bandara El Tari Kupang ke sejumlah bandara yang ada di pulau Flores khususnya yang berdekatan dengan lokasi erupsi gunung api Lewotobi Laki-laki.
Dia mengatakan bahwa penutupan sementara rute penerbangan itu baru diinformasikan pada Rabu, 10 Januari 2024, setelah keluarnya notifikasi dari Airnav melalui Notice to Airmen (Notam).
Notam adalah pemberitahuan yang disebarluaskan melalui peralatan telekomunikasi yang berisi informasi mengenai penetapan kondisi atau perubahan di setiap fasilitas aeronautika, pelayanan, prosedur atau kondisi berbahaya, berjangka waktu pendek dan bersifat penting untuk diketahui personil operasi penerbangan.
Baca Juga: Menlu Sarankan 5 Point untuk Konflik di Myanmar
Sementara itu GM Airnav Kupang I Nyoman Oka Wirana dikonfirmasi di Kupang juga mengatakan bahwa penutupan Bandara Gemayatana itu dikarenakan abu vulkanik dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki mengarah ke wilayah Larantuka.
"Penutupan ini dilakukan mulai pagi tadi hingga sore hari nanti sambil melihat situasi dan kondisi," ujar dia.
Penutupan itu dilakukan setelah pihaknya melakukan paper test di bandara tersebut, dan dari hasilnya menunjukkan ada abu vulkanik yang menyebar sampai ke bandara tersebut.
Pihaknya juga sudah melakukan rapat dengan otoritas setempat dan sudah memutuskan untuk menutup sementara.
Lebih lanjut kata dia, paper test juga akan dilakukan setiap enam jam sekali, jika nanti hasilnya tidak ada abu vulkanik maka ujar dia sore nanti akan dibuka kembali bandaranya.
Sementara itu Bandara Frans Seda Maumere, ujar dia sudah dibuka kembali per Selasa (9/1) kemarin, dan pesawat dengan rute tersebut sudah beroperasi kembali.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



