
Anggaran Riset Nasional Masih Didominasi Pemerintah

Selain itu, Brian menekankan perlunya pergeseran industri di Indonesia dari sekadar trading industry menjadi industri berbasis produksi yang ditopang riset mendalam.
"Saat ini, anggaran riset di Indonesia masih didominasi oleh pengeluaran pemerintah. Kita perlu mendorong peran swasta lebih besar, sebagaimana di negara seperti Turki, di mana 70 persen anggaran riset berasal dari sektor swasta," ujar Brian dalam keterangan di Jakarta, Minggu (15/2/2026). Ia menyoroti perbedaan fundamental ekosistem riset di Indonesia dibandingkan negara maju. Di negara maju, produktivitas profesor sangat ditentukan oleh kemampuan meraih hibah penelitian (research grant) yang kompetitif, bukan sekadar jabatan struktural. Brian menegaskan gelar Guru Besar bukan sekadar pencapaian jabatan akademik tertinggi, melainkan ujung tombak Tridarma yang harus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. Ia mendorong para akademisi untuk tidak terjebak dalam rutinitas administratif, melainkan fokus pada gairah meneliti. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada para dosen dari kampus di wilayah daerah, seperti Universitas Timor, yang mampu menembus jurnal internasional dengan impact factor tinggi. Hal ini membuktikan keterbatasan geografis dan fasilitas bukan penghalang untuk mengukir prestasi di level global.Baca Juga : Serap 95 Persen Anggaran, Kemkomdigi Klaim Akses Digital RI Makin Merata "Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada bapak ibu sekalian karena Dewan Guru Besar ini adalah guardian of value yang menjaga nilai-nilai utama pendidikan tinggi," katanya. Brian juga mengajak para Guru Besar untuk memiliki visi yang melampaui angka-angka statistik atau penghargaan semata. Terinspirasi dari para peraih Nobel, Brian berpesan agar semangat utama dalam meneliti adalah kebahagiaan dalam berkarya dan keinginan murni untuk berkontribusi bagi kemanusiaan. Brian menekankan peran krusial para akademisi dalam mengakselerasi kemajuan bangsa melalui penguatan ekosistem ilmu pengetahuan dan teknologi. Forum Dewan Guru Besar Indonesia menjadi momentum penting untuk mendorong transformasi riset nasional yang lebih kompetitif dan berdampak luas. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Menguji Keseriusan Negara: Segera Sahkan Perubahan Ketiga UU PMI dan Ratifikasi ILO C188!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



