VOICE Indonesia
Nasional

Imigrasi Soetta Bongkar Modus Haji Ilegal, 89 Orang Ditahan

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Tampak ilustrasi area pemeriksaan imigrasi dengan dokumen perjalanan dan imbauan larangan haji nonprosedural di bandara.
Tampak ilustrasi area pemeriksaan imigrasi dengan dokumen perjalanan dan imbauan larangan haji nonprosedural di bandara.

VOICEINDONESIA.CO, Tangerang – Ratusan orang nekat mencoba berhaji tanpa prosedur resmi, dan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta terus membekuk mereka satu per satu. Sejak masa pemberangkatan pertama pada 22 April 2026 hingga Minggu (17/5/2026), sebanyak 89 calon haji nonprosedural berhasil ditahan sebelum sempat terbang.

Penundaan terbesar terjadi pada Jumat (15/5/2026) dengan 32 orang sekaligus ditahan dalam satu hari. Operasi pengawasan ini melibatkan satgas gabungan dari Imigrasi, Polresta Bandara, dan Kementerian Haji dan Umrah.

Kepala Kantor Imigrasi Soetta Galih Priya Kartika Perdhana mengungkapkan para pelaku menggunakan berbagai modus untuk mengelabui petugas, mulai dari visa kerja hingga iqama atau izin tinggal dari pemerintah Arab Saudi, demi memberi kesan seolah mereka sudah berdomisili di sana.

"Entah dia wisata dulu, ke Korea, ke Malaysia. Nanti dari situ dia baru apply visa ke Arab Saudi," ujar Galih di Tangerang, Minggu (17/5/2026).

Mereka sengaja menggunakan penerbangan biasa agar tidak terdeteksi bersama rombongan jamaah haji reguler yang mengikuti prosedur resmi pemerintah. Tujuan akhirnya tetap satu yaitu menunaikan ibadah haji tanpa visa haji yang sah.

"Mungkin itu untuk memberikan kesan bahwa mereka telah tinggal di sana. Namun, pada akhirnya, tujuan utamanya adalah haji," pungkas Galih.

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.