
BGN Beri Sinyal Bakal Pangkas Anggaran MBG

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – tengah pembenahan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pasca skandal korupsi, Wakil Kepala (Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengisyaratkan anggaran MBG tahun 2026 yang semula ditetapkan sebesar Rp268 triliun akan dipangkas kembali melalui proses efisiensi lanjutan.
Agustina menyebut BGN masih menghitung besaran efisiensi yang bisa dilakukan, meskipun angka pastinya belum dibahas bersama Kementerian Keuangan dan Bappenas.
"Beberapa hal sudah kami exercise, namun mungkin secara angka kami belum sampai membahas dengan Kementerian Keuangan dan Bappenas," ujarnya usai Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IX DPR RI, Senin (15/6/2026).
Ia menjelaskan dari Rp268 triliun tersebut, Kemenkeu sebenarnya sudah melakukan pemangkasan melalui Rincian Output BUN menjadi Rp43,89 triliun. Namun BGN masih akan menghitung potensi efisiensi tambahan dari angka tersebut.
"Nah, kami exercise lagi berapa sih kira-kira yang bisa kita efisiensikan lagi," kata Agustina.
Efisiensi ini berjalan seiring pembenahan target penerima manfaat yang kini menjadi fokus utama BGN. Agustina menegaskan program harus dijalankan secara transparan dan terbuka untuk pengawasan publik.
"Kami akan membuat bagaimana agar proses ini setransparan mungkin, ibu dan bapak masyarakat bisa mengakses, turut melihat, dan turut mengawasi karena itu adalah program yang strategis," tegasnya.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



