
Anggota DPR Minta Kemenhub Tingkatkan Monitoring Bandara di Indonesia

VOICEINDONESIA,JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI Sumail Abdullah meminta Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan monitoring dan pengawasan terhadap bandara-bandara yang telah di bangun di Indonesia. Sebab, menurutnya ada beberapa bandara yang telah dibangun di Indonesia namun belum dioperasionalkan, sehingga hal tersebut sangat disayangkan.
"Saya berasal dari Musi Banyuasin, tepatnya di Sekayu, bandara dibangun sekitar tahun 2005, saya masih ingat. Ada bandara di Sekayu yang hingga saat ini sepengetahuan saya belum dioperasionalkan. Kan sayang pak, duit rakyat ratusan miliar dibenamkan di sana, lantas tidak berfungsi sama sekali," ungkapnya dalam rapat dengar pendapat dengan jajaran Kementerian Perhubungan di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis (3/2/2022).
Untuk itu, Sumail meminta Kemenhub untuk dapat melakukan kajian dan studi sebelum membangun berbagai fasilitas publik seperti bandara. Hal tersebut, agar pembangunan-pembangunan fasilitas transportasi dapat benar-benar berfungsi dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Monitoring terhadap bandara yang telah dibangun perlu, maupun rencana ke depan bandara-bandara yang bakal dibangun di berbagai daerah harus dilakukan kajian dan visibility study, yang diharapkan tidak hanya kita membangun lantas kita biarkan," ungkap politisi Partai Gerindra ini.
Lebih lanjut Sumail mengapresiasi capaian kinerja tahun anggaran 2020-2021 lembaga-lembaga di Kemenhub yang dinilai cukup baik. "Juga terhadap penghargaan-penghargaan yang telah diraih Kementerian Perhubungan bahkan juga Direktorat Perkeretaapian mendapatkan penghargaan yang bebas dari korupsi," imbuhnya.
Ke depan, Sumail berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan. "Tapi harapan saya tentu agar tidak lantas puas, karena challenge tantangan ke depan di tengah pendemi Covid ini tentu sangat berat bagi semuanya," ujarnya (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



