
Antisipasi Karhutla, Jambi Usulkan Membuat Hujan

Jambi – Pemerintah provinsi (Pemprob) Jambi mengusulkan untuk membuat hujan buatan guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun ini di provinsi itu karena pertengahan tahun ini telah memasuki musim kemarau.
Musim kemarau tahun ini diprediksi lebih panas dibanding tahun lalu dan resiko terjadinya kebakaran hutan dan Lahan (karhutla) lebih mudah terjadi dan untuk mencegahnya Pemprov Jambi telah mulai melakukan hujan buatan, kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman, di Jambi, dilansir dari ANTARA, Senin (22/05/23).
Berdasarkan prediksi MKG pada akhir Mei 2023 in hingga September mendatang, cuaca di Provinsi Jambi akan terasa lebih panas dari hari biasanya dan risiko terjadinya karhutla lebih mudah.
Untuk mengantisipasi terjadinya karhutla, pihaknya mengusulkan hujan buatan atau Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) ke pemerintah pusat dan saat ini masih menunggu untuk direalisasikan.
“Memang biayanya sangat besar untuk membuat TMC itu bisa mencapai angka ratusan juta rupiah sekali buat,” kata Sudirman.
Sudirman mengatakan biaya atau anggaran untuk dilakukannya hujan buatan masih ditanggung oleh pemerintah psat dan Jambi lagi mengajukan ke pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Untuk dilakukan hujan buatan, menurutnya tidak sembarangan. Pasalnya sebelum dilakukan hujan buatan, terlebih dahulu melihat awan yang harus mencapai 70 persen lebih.
“Artinya jangan awan yang putih, awan yang udah hitam itu, sudah pekat awannya itu, baru disiram garam agar lebih maksimal hasil dalam membuat hujan buatan tersebut,” kata Sudirman.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



