
Bandara Soetta Mulai Ramai Pemudik

VOICEIndonesia.co, Tangerang - Sejumlah aktivitas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pada Rabu pagi sudah mulai ramai dengan calon penumpang penerbangan yang memilih pulang kampung lebih awal untuk menghindari kepadatan pada musim mudik Lebaran 2024.
Dilansir dari ANTARA di Terminal 1 A Bandara Soetta sekitar pukul 09.20 WIB, nampak terlihat antrean panjang dari calon penumpang di beberapa loket tiket penerbangan tersebut.
Bahkan, dari sejumlah loket penjualan tiket yang ada di terminal itu sudah dipadati penumpang berbagai daerah dengan tujuan mudik Lebaran.
Beberapa penumpang lain, juga terlihat tengah berdiri menunggu pemeriksaan dokumen di sekitar pintu masuk.
Seperti disampaikan Mubarok (35), warga Bengkulu Utara. Ia mengaku telah mengajukan izin cuti kerja selama dua minggu untuk pulang kampung lebih awal agar menghindari pemudik yang membludak jelang Lebaran.
"Kerja di Jakarta, dan sekarang kebetulan saya mudik Lebaran awal bersama anak istri, karena khawatir terjadi kepadatan dan ada kenaikan tiket penerbangan," ucap Mubarok.
Selain itu, ia memilih pulang kampung ke Bengkulu lebih awal sebagai menghindari kenaikan tiket pesawat, kereta agar tidak mengulangi pengalaman mudiknya seperti tahun lalu.
"Sekarang aja kenaikan ada, yang biasanya sampai di bawah Rp1 juta, sekarang jadi Rp1,3 juta. Makanya, kalau nanti-nanti bisa lebih mahal lagi," ungkapnya.
Baca Juga: Dirgakkum Korlantas Polri Resmikan Command Center KM 188 Tol Cipali
Ia mengaku, jika sejumlah fasilitas yang disediakan oleh otoritas Bandara Soetta saat ini dinilai cukup memadai dan dapat memudahkan penumpang dalam mengakses area terminal penerbangan itu.
"Sekarang cukup lumayan antre, karena kita mulai berangkat dari rumah ke sini menghindari keterlambatan, tapi dirasa saat ini cukup lancar," ujarnya.
Hal senada disampaikan calon penumpang lainnya, Ratih (25). Ia mengaku memilih kembali lebih awal ke Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Bogor untuk menghindari kepadatan.
"Kebetulan saya di Bogor itu sekolah dan sudah libur, makanya saya milih pulang awal untuk hindari kepadatan penumpang nanti," katanya.
Untuk sejauh ini, kata dia, harga tiket penerbangan menuju kampung halamannya mulai terjadi peningkatan. Saat ini sudah melonjak di kisaran Rp2,8 juta atau naik 20 persen dari harga normal yaitu Rp2,6 juta.
"Kalau tiket sama saja seperti hari biasanya, sekitar Rp2,6 juta. Sekarang sudah tembus Rp2,8 jutaan," ungkap dia.
Pada periode mudik Lebaran 2024 ini, Angkasa Pura II selaku pengelola utama Bandara Internasional Soetta memprediksi terjadi lonjakan pada H-4 masa mudik Lebaran dengan pergerakan pesawat sebanyak 1.200 dan pergerakan penumpang sampai 188.000.
EGM KCU PT Angkasa Pura II, Dwi Ananda Wicaksana menyebutkan bahwa saat ini jumlah pergerakan penerbangan tercatat ada sekitar 987 penerbangan dengan 130 ribu penumpang.
Sementara, untuk ekstra flight internasional ada 74 penerbangan dan domestik ekstra flight-nya sudah ada sekitar 1.473 penerbangan.
"Arus puncak dibanding tahun lalu lebih tinggi atau 17,5 persen. Arus balik perkiraan terjadi 15 April 2024 atau H+4 dengan jumlah penumpang kurang lebih 192 ribu dan artinya 24 persen lebih tinggi dibanding tahun lalu," kata dia.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



