
BGN Sebut Menu Seragam MBG Bisa Picu Lonjakan Harga Pangan

Baca Juga : BPOM Harus Punya Standar Keamanan Pangan di Program MBG "Kalau misalnya SPPG hari ini mau masak daging sapi. Kalau seluruh SPPG kita perintahkan nanti tanggal sekian kita mau masak sapi, itu tinggal dijumlahkan berapa jumlah SPPG kalikan satu ekor sapi," ujarnya. Kepala BGN menjelaskan kebutuhan daging sapi di satu SPPG untuk seluruh penerima manfaat dapat mencapai satu ekor dalam satu kali proses memasak. Dalam satu kali proses memasak, kebutuhan daging sapi di satu SPPG bisa mencapai sekitar 350 hingga 382 kilogram. Oleh karena itu, variasi protein dalam menu sangat penting untuk menghindari lonjakan harga pada satu jenis komoditas. Dadan menekankan pentingnya variasi menu dengan berbagai sumber protein agar tidak terjadi tekanan berlebihan pada satu komoditas. "Ada telur, daging ayam, daging sapi, dan ikan. Misalnya, kalau ini masak daging sapi, maka butuh 350 kilogram sekali masaknya, berarti satu ekor sapi," tuturnya. BGN meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk memberdayakan pangan lokal guna menekan lonjakan harga bahan baku tertentu. Pendekatan berbasis kearifan lokal ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memberdayakan ekonomi lokal di masing-masing daerah. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Seleksi Ketat Atase: Tamatnya Era Pejabat Titipan?
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



