
BNPB: Para Korban Longsor di Bali dalam Penanganan Medis

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan para korban tanah longsor di Kintamani, Bangli, Bali, sudah dalam penanganan medis.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam laporannya di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa ada empat orang korban tanah longsor, tiga diantaranya selamat.
Ketiga korban selamat tersebut berhasil dievakuasi dan sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit di Bangli untuk mengobati luka mereka setelah sempat tertimbun tanah longsor.
Baca Juga: Imigrasi Bali usi WNA asal Kanada dirikan perusahaan fiktif
Sementara itu, satu korban lainnya, kata dia, dievakuasi oleh tim petugas gabungan dari timbunan longsor dalam kondisi meninggal dunia.
Abdul menjelaskan para korban merupakan pekerja proyek pengembangan bangunan coffee shop paper hills di Desa Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Baca Juga: KBRI Ajak Pemerintah Tunisia Jajaki Destinasi Wisata di Banyuwangi
Berdasarkan laporan tim di lapangan, mereka tertimbun longsoran tanah yang terjadi secara tiba-tiba di dalam areal proyek pembangunan gedung yang sedang mereka kerjakan, pada Sabtu (7/9).
Menurut dia, peristiwa tersebut selanjutnya ditangani oleh kepolisian dan proyek pembangunan dihentikan untuk sementara waktu.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



