
BPN KSB Targetkan 15 Miliar PAD Dari BPHTB

VOICEINDONESIA,SUMBAWA BARAT- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Provinsi Nusa Tenggara Barat menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) naik diatas 15 M.
"Saya merasa optimis target diatas 15 M akan bisa tercapai bahkan bisa menembus 20 M,"
Demikian dikatakan Kepala BPN KSB Edy Budaya Lutfi A. Ptnh., MH saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp. Kamis, (07/04).
Lanjutnya, Edy Budaya Lutfi atau lebih dikenal Bang Edy mengatakan, target tersebut di atas akan dicapai dengan cara menggerakkan semua sektor, karena semakin cepat pelayanan dengan dukungan infrastruktur yang memadai serta sosialisasi kepada masyarakat secara massif.
Dengan seperti itu, dikatakan Edy maka pelayanan akan semakin optimal baik secara administrasi akan semakin tertib. Sehingga dampak dari pelayanan tersebut berdampak meningkatnya PAD yang didapatkan.
Edy menegaskan, Tahun 2021 PAD dari BPHTB tembus ke angka 13 M lebih. Sementara 2020 sebanyak 2, 891 M, tahun 2019 sebanyak 1, 412 M, untuk tahun 2018 sebanyak 596 juta lebih dan tahun 2017 sebanyak 705 juta lebih.
"PAD dari BPHTB KSB tetap naik setiap tahunnya, hanya 2018 menurun karena terkena bencana gempa bumi," jelasnya.
Tambahnya, Untuk lebih meningkatkan PAD dari sektor BPHTB, ia meminta kepada masyarakat KSB untuk menjaga kondusifitas daerah dari sektor administrasi pertanahan yang vital, maka hal ini akan menarik investor bisa masuk ke KSB.
"Kita harus membuka diri supaya investasi masuk, peluang ekonomi meningkat, lapangan pekerjaan terbuka dan lainnya," pungkasnya.(*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



