
Bupati Lotim Murka, Bayi Penderita Gizi Buruk Lamban Dapat Pelayanan

VOICEINDONESIA,LOMBOK TIMUR- Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy gelar rapat koordinasi untuk optimalisasi bantuan sosial (bansos) yang dinilainya tidak bekerja sesuai harapan.
Rapat Koordinasi yang diikuti Sekretaris Daerah sejumlah pimpinan OPD, Baznas, BUMD, dan Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) tersebut berlangsung singkat, Rabu (6/4) di ruang rapat bupati.
Bupati Lombok Timur (Lotim) saat membuka rapat, bupati mengungkapkan kegusarannya. Kegusaran itu dilatari meninggalnya salah seorang bayi penderita gizi buruk yang disebutnya terlambat ditangani karena alasan administrasi, seperti kepesertaan BPJS Kesehatan.
Menurutnya, kondisi tersebut seharusnya tidak terjadi dan tidak boleh terjadi lagi. Apalagi Lombok Timur memiliki UPT Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) dan Tim Reaksi Cepat (TRC), Baznas dan berbagai potensi lain yang bisa digerakkan untuk segera mengatasi persoalan serupa.
Seperti kerap ditekankan dia, harus ditingkatkan kepedulian disamping meningkatkan koordinasi demi mengoptimalkan seluruh potensi untuk mengatasi persoalan mendesak. Karena itu, bupati memerintahkan Sekda melakukan evaluasi TRC dan memperluas keanggotaannya.
"Saat ini saya melihat belum semua OPD potensial masuk ke dalam tim, demikian pula dengan BUMD," kritiknya Rabu (06/04/2022).
Selain evaluasi terhadap TRC, bupati meminta pula untuk mengevaluasi distribusi dana bantuan sosial (bansos) Pemerintah Daerah.
Bupati mengarahkan agar alokasi bansos untuk kegiatan fisik yang dapat ditunda dialihkan untuk realisasi dana bansos bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang belum cair.
Mantan Dandim 1615 Lotim ini menyayangkan keterlambatan tersebut mengingat LKSA membantu pemerintah memberikan pelayanan kepada yatim piatu maupun anak-anak fakir miskin.
Kaitan dengan LKSA pula, bupati meminta dana tanggung jawab sosial (CSR) Bank NTB Syariah dapat dialokasikan membantu LKSA.
Ia juga memerintahkan Dinas Sosial dan Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan cadangan pangan pemerintah kepada LKSA. Demikian halnya Baznas Lotim agar menyalurkan zakat masyarakat bagi LKSA.
Menutup rapat koordinasi tersebut, Bupati Sukiman mengingatkan kepada semua yang hadir untuk senantiasa bersilaturahmi dan berbagi dalam konteks pribadi maupun lembaga, apalagi mengingat saat ini adalah bulan Ramadan yang penuh berkah. (Zin)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



