
Charles Honoris Desak Pengusutan Permainan Karantina PPLN

VOICEINDONESIA,JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mendesak aparat penegak hukum untuk dapat segera mengusut dugaan keterlibatan sejumlah petugas dari berbagai tingkatan dalam permainan oknum bisnis karantina di pintu-pintu masuk Indonesia.
Permintaan itu ia sampaikan merespon pernyataan Presiden Joko Widodo yang sebelumnya meminta Kapolri untuk mengusut tuntas usai menerima aduan dari Warga Negara Asing (WNA) yang menjalani masa karantina saat tiba di Indonesia.
"Pihak penegak hukum harus segera melakukan penyelidikan terkait kemungkinan-kemungkinan keterlibatan oknum petugas dari berbagai tingkatan terkait dengan adanya indikasi permainan karantina," kata Charles dalam keterangan pers yang diperoleh Parlementaria, Rabu (2/2/2022).
Sebelumnya dikabarkan, politisi PDI-Perjuangan itu mengaku, menerima pengaduan dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) tentang dugaan indikasi permainan oleh oknum petugas. Belum pula kondisi di beberapa fasilitas isolasi bagi pelaku perjalanan dinilai masih buruk. Bahkan, kata Charles, berdasarkan beberapa video yang dibuat oleh pelaku perjalanan telah mengungkap kondisi fasilitas buruk pelayanan karantina wisatawan mancanegara.
Lebih lanjut Charles menambahkan, temuan-temuan itu sudah disampaikan komisi kesehatan DPR kepada Satgas Penanganan Covid-19 dan berharap bisa segera ditindaklanjuti. "Kami berharap tentunya instruksi Presiden harus ditindaklanjuti dengan serius," kata legislator dapil DKI Jakarta itu.
Dalam pemberitaan sebelumnya, dikabarkan Presiden Jokowi mengaku mendapatkan sejumlah komplain dari WNA yang menjalani masa karantina saat tiba di Indonesia dan kemudian menginstruksikan Kapolri agar mengusut dugaan permainan karantina di pintu-pintu masuk Indonesia. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



