
Dampak Perang Mulai Terasa, Pertamina Naikkan Harga LPG Nonsubsidi

Baca Juga: Iran Buka Penerbangan Internasional Bandara Mashhad Mulai Senin Untuk provinsi lainnya, harga juga mengalami penyesuaian yang besarannya bergantung pada biaya distribusi menuju wilayah masing-masing. Kenaikan ini dipicu oleh meroketnya harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP). Pada Maret 2026, ICP ditetapkan sebesar 102,26 dolar AS per barel, melonjak tajam sekitar 33,47 dolar AS dibandingkan bulan Februari. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa lonjakan ini tidak terlepas dari dinamika geopolitik global yang memanas sepanjang Maret 2026. Eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah berdampak langsung terhadap stabilitas pasokan energi dunia. "Kenaikan harga dipicu oleh terganggunya jalur distribusi energi global, termasuk penghentian pelayaran melalui Selat Hormuz yang menjadi jalur sekitar 20 persen pasokan minyak dunia," jelas Laode. Selain gangguan jalur logistik, berbagai serangan terhadap fasilitas energi di kawasan Timur Tengah turut memperburuk kondisi pasokan global. Situasi ini membalikkan kondisi pada akhir 2023 lalu, di mana Pertamina sempat menurunkan harga LPG akibat melemahnya nilai tukar dolar terhadap rupiah dan tren penurunan harga satuan per kilogram (Rp/kg) pada periode tersebut. (af/hi) Pilihan Redaksi: Rezim Baru Imigrasi: Sapu Bersih Benalu Perbatasan!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



