
Damri Siapkan 2.000 Unit Bus Layani Angkutan Mudik Lebaran 2024

VOICEIndonesja.co,Jakarta - Corporate Secretary Perusahaan Umum (Perum) Damri Chrystian R. M. Pohan mengatakan bahwa sebanyak 2.000 unit bus Damri disiapkan untuk melayani masyarakat selama masa angkutan arus mudik maupun balik Lebaran 2024 di seluruh Indonesia.
“Total armada yang disiapkan untuk angkutan Lebaran di tahun ini kurang lebih 2.000 unit untuk seluruh Indonesia. Itu termasuk untuk cadangan juga, karena kita ada 44 cabang di seluruh Indonesia,” kata Pohan dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Pohan menyampaikan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masa angkutan Lebaran 2024, Damri juga telah melaksanakan uji kelaikan operasi (ramp check) yang dilakukan sejak13-28 Maret 2024 untuk seluruh unit armada.
Dia mengatakan ramp check itu dilakukan untuk memastikan kinerja dan kualitas layanan transportasi Damri memenuhi harapan masyarakat saat melakukan perjalanan mudik dan arus balik. Semua aspek mulai dari quality control (QC) dan quality assurance (QA) dipastikan dalam kondisi prima.
Baca Juga : Polri Siapkan 5.784 Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2024
“Untuk ramp check kita sebenarnya enggak dari internal, tetapi dari Kementerian Perhubungan baik dari pusat maupun dari daerah (dinas perhubungan), kita juga minta mereka melakukan pengecekan,” ucap Pohan.
Pohan juga menyampaikan bawa Damri akan membuka Posko Layanan Pengaduan, sehingga jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dapat segera diatasi dengan cepat, salah satunya bila ada kemogokan mobil.
“Posko kita akan buka Posko Mudik sejak 31 Maret. Jadi mulai aktif dari 1 April sampai H+10 Lebaran. Selama posko kita pastinya akan ada layanan call center 24 jam. Semuanya kita siapkan benar benar,” kata Pohan.
Pohan juga mengatakan bahwa Damri telah menyiapkan armada cadangan di beberapa titik strategis guna memastikan respons cepat terhadap situasi darurat, menghindari gangguan perjalanan yang tidak diinginkan, dan menjaga ketepatan waktu dalam layanan transportasi.
Baca Juga : Polri Gelar Rakor Lintas Sektoral Bahas Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2024
Pohan menyebut armada cadangan Damri telah disiapkan di antaranya di Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang, siap untuk bertindak jika diperlukan.
"Kita sebenarnya sudah prepare armada cadangan juga di beberapa titik-titik. Jadi kalau misalnya ada apa di satu titik tertentu sudah bus yang standby, karena menurut pengalaman jika mengirim bus dari titik awal, misalnya ada bus berhenti di tengah perjalanan, itu kan jauh banget dan juga belum tentu mengejar waktunya, Jadi, armada cadangannya kita sudah siapkan juga," jelas Pohan.
"Kenyamanan penumpang merupakan salah satu prioritas Damri dalam menyediakan jasa layanan transportasi darat. Hal tersebut salah satunya diwujudkan melalui proses pembersihan seluruh armada Damri yang menyeluruh mulai dari eksterior hingga interior sebelum melayani pelanggan," ujar Pohan.
Proses pembersihan armada dimulai dari pencucian eksterior bus. Kemudian, interior bus dibersihkan meliputi menyapu dan mengepel lantai, penggantian tempat sampah, penggantian bantal dan selimut serta pembersihan kaca. Pembersihan armada tersebut dilakukan sebelum keberangkatan bus dan sesudah ketibaan bus.
"Kami juga mengajak penumpang Damri untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan baik di terminal maupun di dalam bus," kata Pohan. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



