
Diaspora NTB Buka Pendaftaran Orang Tua Asuh Pelajar Asing

VOICEIndonesia.co, Mataram - Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Barat membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin menjadi orang tua asuh untuk program pertukaran pemuda antarnegara.
"Kami mengundang masyarakat yang ingin berperan aktif sebagai orang tua asuh untuk berpartisipasi dalam program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya diplomasi budaya antarnegara," kata Pelaksana Harian Kepala Dispora NTB Anang Zulkarnain di Mataram, Sabtu (06/10/2024).
Ia mengatakan program pertukaran pemuda antarnegara untuk memberikan pengalaman berharga bagi para pemuda yang mengikuti pertukaran budaya serta mempererat hubungan antarbangsa.
Baca Juga: Kemlu Pastikan KBRI Tangani Kasus WNI Meninggal di Kamboja
Menurut dia, program itu kesempatan emas bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat yang ingin berkontribusi dalam mendukung pembinaan dan pengembangan potensi pemuda internasional yang berencana tinggal di NTB selama masa pertukaran.
"Sebagai orang tua asuh, masyarakat berpartisipasi dan berkontribusi mendampingi para peserta pertukaran pemuda antarnegara tinggal di Nusa Tenggara Barat," kata Anang, dilansir dari ANTARA.
Dia menjelaskan orang tua asuh juga berperan membantu pelajar asing dalam menyesuaikan diri dengan budaya lokal serta memberikan dukungan dan bimbingan yang diperlukan.
Baca Juga: Yusri Albima Desak BP2MI dan Bareskrim Tindak Tegas Pelaku Pengiriman PMI Ilegal Asal NTB
Peran orang tua asuh penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya dan tradisi Nusa Tenggara Barat kepada para pemuda dari berbagai negara.
Pendaftaran orang tua asuh terbuka untuk seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat yang memenuhi persyaratan tertentu, seperti memiliki komitmen memberikan dukungan penuh kepada peserta, memiliki tempat tinggal yang layak, serta kesiapan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan program.
Selain memberikan pengalaman menarik, kata dia, menjadi orang tua asuh juga wujud partisipasi dalam memperkuat hubungan antarbangsa melalui pertukaran budaya.
Dinas Pemuda dan Olahraga NTB membuka pendaftaran bagi 21 calon orang tua asuh dengan batas waktu paling lambat 10 Oktober 2024 atau apabila kuota 21 orang itu telah terpenuhi.
"Kami berharap dapat menjaring partisipasi masyarakat yang lebih luas dalam mendukung suksesnya program itu sekaligus memperkenalkan kehangatan dan keramahan masyarakat Nusa Tenggara Barat kepada dunia," demikian Anang.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



