
Dirjen Kemenaker: WS Asean tingkatkan daya saing pekerja

VOICEIndonesia.co, Sidoarjo - Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemenaker Agung Nur Rohmad mengatakan jika kegiatan The 14th Worldskills ASEAN Competition (WS ASEAN) 2025 di Filipina mendatang untuk meningkatkan daya saing pekerja.
"Kegiatan ini juga sebagai bentuk kerja sama antarnegara ASEAN guna meningkatkan sinergitas antara pemerintah dan industri serta lembaga pelatihan," katanya di sela penutupan seleksi daerah The 14th Worldskills ASEAN Competition (WS ASEAN) 2025 di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Sidoarjo, Kamis (10/10/2024).
Ia mengemukakan, selanjutnya para peserta yang lolos seleksi kali ini akan mengikuti seleksi tingkat nasional untuk persiapan perlombaan pada 2025 mendatang.
"Kami berharap Indonesia menjadi juara umum dalam kegiatan ini," katanya.
Baca Juga: Imigrasi Surabaya deportasi seorang WNA Pakistan
Ia mengatakan, kegiatan ini tidak hanya dimaknai sekadar kompetisi tetapi ada beberapa hal dalam terselenggaranya ASEAN di antaranya untuk kolaborasi edukasi dan pelatihan vokasi guna menyiapkan generasi muda kompeten dalam rangka menyongsong Indonesia emas.
"Kegiatan ini merupakan salah satu mekanisme untuk menjaring talenta muda untuk menjadi yang terbaik. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai perspektif untuk menciptakan generasi unggul," katanya.
Dilansir dari ANTARA, Kepala BPVP Sidoarjo Muhammad Aiza Akbar menyambut baik atas penyelenggaraan kegiatan di Sidoarjo karena merupakan salah satu kehormatan khusus.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran juri, panitia di BPVP Sidoarjo dan juga di SMKN Buduran atas terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar," katanya.
Baca Juga: Polisi buru warga Malaysia pengendali 9.334,22 gram sabu di Indonesia
Ia menjelaskan, BPVP ditunjuk sebagai lokasi seleksi daerah untuk melakukan kolaborasi pelatihan kerja atas generasi muda yang unggul serta daya saing untuk menjadi yang terbaik.
"Dalam kesempatan ini juga dilakukan peluncuran logo terbaru dalam rangka hari jadi ke 5 BPVP Sidoarjo," katanya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati menjelaskan, saat ini tingkat pengangguran di Kabupaten Sidoarjo masih cukup tinggi.
"Sehingga, sangat tepat kegiatan ini dilakukan di Kabupaten Sidoarjo karena bisa membawa dampak aura positif termasuk juga sebagai sarana untuk saling tukar menukar ilmu pengetahuan," katanya.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



