
Duh, MinyaKita Mulai Langka di Jambi

Jambi - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jambi Sudirman mengatakan bahwa minyak goreng subsidi merek Minyakita yang ada di Provinsi Jambi mengalami kelangkaan.
"Minyak goreng Minyakita yang ada di Provinsi Jambi kami akui ada kelangkaan, maka tentu harga akan melonjak tinggi," kata Sudirman, di Jambi, Sabtu.
Pihak pemprov telah berkoordinasi dengan produsen yang ada di Jambi, agar bisa menyuplai Minyakita di Provinsi Jambi dan jadi catatan bahwa warga menginginkan Minyakita karena tentu bersubsidi.
"Kami terus berupaya agar produsen yang ada di Jambi bisa mengatasi kelangkaan Minyakita dengan teratasi secepatnya," katanya pula.
Sudirman mengatakan, minyak subsidi Minyakita di pasar memang mengalami kelangkaan, karena memiliki harga yang terjangkau dibandingkan dengan minyak yang lainnya.
"Atas langkanya Minyakita, Pemprov Jambi akan berkirim surat ke pusat untuk bisa penambahan, termasuk kami akan melibatkan produsen yang ada di Jambi untuk bisa mendistribusikan Minyakita," kata Sudirman.
Kalau Minyakita, kata Sudirman, terus-menerus mengalami kelangkaan akan memiliki dampak seperti harganya akan tinggi, sehingga potensi memunculkan inflasi.
"Yang jelas di pasaran ada kekurangan Minyakita, sedangkan minyak non subsidi yang lain tidak ada masalah, yang langka Minyakita," ujar Sudirman.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



