VOICE Indonesia
Nasional

Enam Lokasi Jadi Pusat Hilirisasi Pangan untuk Pasok MBG

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Enam Lokasi Jadi Pusat Hilirisasi Pangan untuk Pasok MBG
Enam Lokasi Jadi Pusat Hilirisasi Pangan untuk Pasok MBG
VOICEINDONESIA.CO, Malang - Pemerintah mengembangkan hilirisasi ayam terintegrasi di enam titik daerah untuk meningkatkan produksi daging dan telur ayam guna memenuhi kebutuhan protein puluhan juta penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan strategi tersebut saat dialog dengan peternak rakyat di Desa Kambingan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Selasa (24/2/2026). Pada tahap pertama total ada enam titik yang sudah dilakukan groundbreaking. Keenam lokasi tersebut adalah Kabupaten Malang, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Bone, Kabupaten Paser, Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Sumbawa. Ekosistem yang dibentuk meliputi penguatan pembibitan ayam mulai dari grand parent stock, parent stock, final stock, hingga pakan. Zulhas menjelaskan pemerintah tidak akan memberikan telur setiap hari kepada penerima manfaat MBG agar harga tetap terkontrol. Menu protein hewani akan divariasikan dengan sumber lain seperti ikan untuk menjaga stabilitas pasar. "Sekarang seminggu memberikan satu telor, ayam satu minggu sekali atau dua kali tidak boleh karena harganya bisa tidak terkontrol," katanya.

Baca Juga : Diklaim Transparan, Pemerintah Minta Publik Ikut Awasi Program MBG Diversifikasi menu protein ini diterapkan sebagai strategi menjaga keseimbangan pasar dan mencegah lonjakan harga yang merugikan konsumen maupun peternak. "Makanya ada campur-campur, seperti ikan," ujarnya. Menko Pangan yang akrab disapa Zulhas menjamin Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi akan menyerap secara maksimal seluruh produksi telur ayam dari peternak rakyat. Kebutuhan telur per hari mencapai angka fantastis menyesuaikan target penerima manfaat program MBG pada 2026. "Telor itu satu hari memerlukan 82,9 juta butir," katanya. Dia meminta peternak tidak khawatir karena setiap telur ayam yang diserap SPPG akan dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan baku MBG. "Tidak usah khawatir telor ayam pasti diserap SPPG," tegasnya. Jaminan serupa juga diberikan untuk penyerapan daging ayam. SPPG akan mampu menyerap seluruh produksi daging ayam dari peternak rakyat untuk memenuhi kebutuhan pasokan baku MBG dengan jumlah yang tidak kalah besar. "Ayam itu satu hari perlu 82,9 juta potong daging," ujarnya. Zulhas optimistis keberadaan SPPG mampu memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan hidup peternak rakyat. Dia menegaskan peternak harus mendapat keuntungan karena usaha ayam merupakan usaha rakyat bukan milik konglomerat. "Peternak harus untung, karena sebetulnya usaha ayam ini usaha rakyat, bukan konglomerat," katanya. Menko Pangan meyakini masa depan peternak rakyat akan cerah dengan adanya jaminan penyerapan produksi secara maksimal oleh SPPG untuk program MBG. "Masa depannya cerah dan terang benderang," pungkasnya. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Berhenti Memanjakan “Scammer”, Saatnya Indonesia Meniru Ketegasan Korea Selatan

Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#hilirisasi#MBG#Menko Pangan Zulkifli
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.